close button

Pertentangan sifat Yesus sebagai TUHAN ALLAH di dalam Perjanjian Baru

Pertentangan 1

a. Matius, fasal 3 ayat 17 “Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.’”

b. Matius, fasal 5 ayat 9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, kerana mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Ayat di atas bertentangan kerana yang disebut anak Allah tidak hanya Yesus tetapi semua orang yang mendamaikan manusia.

Pertentangan 2

a. Yohanes, fasal 14 ayat 9 “Barangsiapa melihat Aku, ia telah melihat Bapa” dan ayat 10, “tidak percayakah engkau, bahwa aku ini di dalam Bapa, dan Bapa pun di dalam Aku? Segala perkataan yang Aku ini katakan kepadamu, bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu yang tinggal dalam Aku. Ia mengadakan segala perbuatan itu.”

b. Yohanes, fasal 17 ayat 23 “Aku di dalam mereka itu, dan Engkau di dalam Aku; supaya mereka itu sempurna di dalam persekutuan.”

Kata “mereka” di ayat 23 adalah sahabat Yesus. Sedangkan yang dimaksud ‘dengan aku’ ialah Yesus. Jadi frasa ‘Aku bersama mereka’ artinya Yesus beserta sahabat-sahabatnya. Jadi Tuhan itu berserta Yesus dan para sahabatnya. Kalau umat Kristian percaya hal kesatuan Yesus dengan Bapa, maka umat Kristian pun harus percaya hal kesatuan Bapa itu dengan semua sahabat Yesus yang berjumlah 12 orang. Jadi bukan Yesus dan Roh Suci saja yang menjadi satu dengan Tuhan, melainkan harus ditambah 12 orang lagi. Ini namanya persatuan Tuhan atau Tuhan persatuan, dan bukan hanya Tri-Tunggal, tetapi 15 Tunggal. Jadi mana yang benar? Tiga menjadi Tunggal atau 15 menjadi Tunggal?

Pertentangan 3

(Tuhan Esa)

a. Yohanes, fasal 17 ayat 3 “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.”

b. Ulangan, fasal 4 ayat 35, “Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi.”

c. Markus, fasal 12 ayat 29, “Maka jawab Yesus kepadanya. Hukum yang terutama ialah: Dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan kita, ialah Tuhan yang Esa.”

d. Ulangan, fasal 6 ayat 4, “Dengarlah, hai orang Israil: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu Esa!”

Di ayat di atas menyebutkan Tuhan adalah Esa dan menyebut Yesus adalah Pesuruh Allah (Utusan/Rasul), bukan Tuhan. Sedangkan di satu ayat menyebutkan Tuhan dengan Yesus menjadi satu, di ayat yang lain lima belas menjadi satu. Mana yang benar? Menurut pengakuan umat Kristian sendiri, suatu Kitab Suci yang kandungan ayat-ayatnya bertentangan antara satu dengan lainnya tentu sulit dipercayai kesuciannya, karena yang disebut suci itu bersih dari kekeliruan dan perselisihan.

Pertentangan 4

a. Yohanes, 10:30 “Aku dan Bapa itu satu adanya.”

b. Matius, fasal 27 ayat 46 “Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring katanya: ‘Eli, Eli, lama sabaktani’, artinya: ‘Ya Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan Aku’”

Berdasarkan seruan Yesus di ayat Matius 27:46 di atas, jelas bahwa Yesus tidak bersatu dengan Tuhan, yakni Tuhan meninggalkan Yesus. Mestinya kalau Tuhan menjadi satu dengan Yesus, di saat itulah saat yang tepat untuk menolong Yesus, tapi kenyataannya Tuhan tidak bersatu dengan Yesus sehingga Yesus sendiri perlu meminta tolong. Bolehkah dikatakan dengan sebutan “Tuhan Yesus” kalau menolong dirinya saja tidak mampu?

Pertentangan 5

a. Umat Kristian menyembah Yesus sebagai Tuhan.

b. Akan tetapi kenyataannya Yesus yang dikatakan bersatu dengan Tuhan mestinya tindakan-tindakan dan perbuatannya menyerupai perbuatan Tuhan. Akan tetapi kenyataannya tidak demikian: Tuhan tidak tidur tetapi Yesus tidur; Tuhan tidak sakit tetapi Yesus sakit; Tuhan tidak makan tetapi Yesus makan; Tuhan tidak menyembah sesiapa pun tetapi Yesus menyembah Tuhan; Tuhan tidak mati tetapi Yesus mati.

Pertentangan 6

a. Umat Kristian menganggap salah satu sebab yang menyebabkan Yesus bersatu dengan Tuhan adalah kerana baginda mengetahui perkara yang ghaib.

b. Markus, fasal 13 ayat 31 dan 32 “Sesungguhnya langit dan bumi akan lenyap, tetapi perkataanku kekal. Tetapi akan harinya atau ketika itu tidak diketahui oleh seorang pun, baik segala malaikat yang di surga pun tidak, anak itu pun tidak, hanyalah Bapa saja.”

Jelas bahawa dalam Alkitab sendiri tertulis yang Yesus sendiri mengaku tidak ada yang tahu bila berlakunya hari Kiamat, melainkan hanya Tuhan sendiri. Tegasnya Yesus sendiri tidak mengetahui waktu berlakunya hari Kiamat, yang termasuk suatu yang ghaib. Yang tidak tahu itu pasti bukan Tuhan, kerana Tuhan Maha Mengetahui.

Pertentangan 7

a. Galatia 2:20 “…namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan dirinya untuk aku.”

b. Yohannes 14:10 “Tiadakah engkau percaya bahwa aku ini di dalam Bapa, dan Bapa pun di dalam aku? Segala perkataan yang Aku ini katakan kepadamu, bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu yang tinggal di dalam Aku. Ia mengadakan segala perbuatan itu.”

Jika Yesus dikatakan Tuhan Anak karena kenyataannya bahawa “aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam aku”, maka bagaimana pula dengan Paulus, yang menyatakan bahwa Yesus di dalam dia dan dia di dalam Anak Allah (Yesus)? Paulus mengaku bahwa dirinya bukan lagi Paulus tetapi sudah jelmaan Yesus/Mesias (Bandingkan pernyataan Paulus: “Kristus hidup di dalam aku, aku di DALAM ANAK ALLAH” dengan pernyataan Yesus: “Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku”). Adakah Paulus itu Tuhan Cucu? Bererti sekarang sudah bertambah lagi satu Tuhan.

Rujukan

Alkitab Terjemahan Baru, Lembaga Alkitab Indonesia, 2000

Incoming search terms:

  • pertentangan islam dan kristen
  • Pertentangan
  • pertentangan islam
  • pertentangan islam kristen
  • pertentangan al quran dan alkitab
  • pertentangan ajaran islam dan kristen
  • ayat alkitab yang menyatakan bahwa Yesus tidak mengetahui persoalan yang ghaib termasuk hari kiamat
  • AYAT TENTANG INJIL DAN KANDUNGAN AYATNYA
  • sifat yesus itu esa
  • pertentangan islam krsten
    30 May

    40 Ulasan untuk artikel “Pertentangan sifat Yesus sebagai TUHAN ALLAH di dalam Perjanjian Baru”

    1. jeremy Says:

      saudara…memang apabila kita membaca Al-kitab dengan sekali imbas dan menterjemahkan segala maksud dalam Al-kitab itu menurut kelojikan fikiran manusia adalah mustahil dan tidak masuk akal bagi fikiran manusia kerana seolah-olah terdapat banyak pertentangan intinya…tetapi bagi penganut Kristian katolik mereka percaya bahawa selepas mereka memeluk agama katolik maka mereka akan mendapat pengertian dan percaya bahawa roh kudus akan memberi mereka pengertian tentang segala surah dalam Al-kitab,maka itulah sebabnya bagi yang tidak memeluk agama katolik memang agak sukar untuk memahaminya.Suka saya mengingatkan saudara bukankah dalam Al-Quran pun ada dinyatakan bahawa di akhir zaman nabi Isa akan datang dan satu lagi terdapat dalam Al-Kitab cerita bahawa Nabi Isa ada menghidupkan orang mati..so siapakah yang dapat menghidupkan manusia dari mati jika bukan Tuhan?

      Putar-belit para misionaris Kristen mengenai pandangan Islam tentang kemunculan Isa a.s. di akhir zaman akan dijawab sedikit masa lagi. – Editor

    2. miyagi_ij85 Says:

      Yesus tidak seperti Nabi Muhammad. Orang-orang Islam amat mengagug-agungkan Nabi Muhammad tetapi tidak bagi Umat kristian. Umat Kristian menghormati dan mengucapkan syukur kepada Yesus. Mengapa ? Kerana Dia sanggup mati di Kayu Salib untuk menyelamatkan orang-orang yang berdosa. Saya juga ingin bertanya, mengapa Nabi Muhammad mempunyai lebih dari satu Isteri. Adakah Tuhan membenarkan Baginda berbuat demikian atau Baginda melakukannya terlebih dahulu barulah diperkenankan oleh Tuhan ? Umat kristian cuma berkahwin dengan seorang isteri. Ini beerti umat kristian yakin dengan satu isteri mereka tetapi mengapa keyakinan orang Islam terhadap isteri mereka berpecah belah sehingga boleh berkahwin lebih dari satu. Adakah umat Islam berkahwin lebih dari satu kerana mereka mempunyai ciri-ciri yang sama seperti Nabi Muhammad. Adalah alasan mereka untuk berkahwin lebih dari satu adalah sama dengan alasan Nabi Muhammad atau adakah ia semata-mata kerana nafus seks yang tidak ada hujungnya.?

    3. mbokke Says:

      anda harus menjawab berdasarkan iman anda dan kebenaran al-quran dan hadis yang anda anggap benar. jangan sampai anda dihakimi oleh ISA Almasih sebagai pembohong dan berani menyebut Allah utk berbohong

    4. martin Says:

      tidak ada seorangpun yang berkata di muka bumi ini ” Akulah jalan, dan kebenaran dan hidup” selain Yesus Kristus. Alkitab adalah buku yang paling banyak di hancurkan, namun terang Injil tetap bersinar. Firman Tuhan : “Langit dan bumi tidak akan lenyap sebelum Injil diberitakan kepada segala makhluk”. inilah berita Injil itu: bahwa Yesus sudah mati untuk dosa kita supaya kita yang ditentukan binasa beroleh hidup kekal karena percaya. inilah berita Injil segala jaman, kokoh mengarungi jaman. tidak pernah berubah kekal selamanya. Yesus adalah Allah! tidak ada keraguan sedikitpun. perbuatan baik tidak pernah bisa menyelamatkan manusia dari hukuman kekal. manusia hanya ditetapkan hidup sekali, setelah itu dihakimi. barangsiapa percaya akan memperoleh hidup kekal. itulah janji abadi Allah. hanya oleh kasih karunia kita diselamatkan. itu bukan hasil usaha manusia. dan kasih karunia Allah adalah Yesus Kristus. agama tidak memberikan jaminan, praktek keagamaan tidak memberikan jaminan, tapi Yesus sekali untuk selamanya telah mencurahkan darahNya untuk tebusan dosa bagi dunia. Tuhan Yesus mengasihimu. dan Dia menantikanmu kembali kepadaNya. berita Injil sudah kusampaikan. trimakasih banyak. semoga bermanfaat.

    5. sml Says:

      1.Alif Lam Mim,Kitab al-Quran ini tiada keraguan di dalamnya.Petunjuk bagi orang-orang yang takutkan kekuasaan Allah.

      2. Dan di kalangan manusia ada yang mendakwa kami beriman dengan Allah dan hari pembalasan, tetapi hakikatnya mereka langsung tidak beriman dalam ertikata sebenar.

      3. Di dalam hati mereka ada penyakit, dan Allah tambahkan lagi penyakit tersebut disebabkan kedegilan mereka menerima kebenaran.

      4. Dan tidak diturunkan Muhammad itu melainkan sebagai rahmat bagi sekalian alam.

      5. Orang-orang yang mendustakan Allah itu sama sahaja, sama ada kamu (Muslim) menyeru mereka beriman ataupun tidak, mereka tetap tidak mahu beriman.

    6. Jamal Says:

      miyagi
      Umat kristen lebih mengagunggkan jesus. dengan ‘menyalib’ jesus di dinding-dinding rumah mereka lalu disembah….

      Nabi Muhammad beristeri ramai demi mengembangkan Islam dengan zuriat yang soleh dan solehah. Bagaimana dengan father yang tidak boleh berkahwin? adakah ini seksaan dunia dan akhirnya mengurangkan jumlah penganut kristien yang ‘alim’?

    7. INTERPRENEUR Says:

      Tiada tuhan yang disembah melainkan Allah, Dan Muhammad pesuruh Allah. Islam itu merangkumi segalanya didalam kehidupan dunia dan akhirat. dari ketip kuku hinggalah ke liang lahad. semuanya ada di nyatakan bagaimana dan caranya serta hukum hakamnya.

      Tetapi kristian tidak merangkumi keseluruhannya dalam kehidupan didunia dan akhirat. tidak percaya?? bandingkan lah antara kedua kita itu.

    8. Krostolog Says:

      Menurut peraih gelar Doktor di bidang Teologi jurusan Kitab Suci di Roma tahun 1952, Pastor Cletus Groenen, OFM (1992:166), “Kitab suci (Alkitab) yang dipakai tidak seluruhnya sama, dan pengertiannya berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain”.
      Mengenai penyebab timbulnya perbedaan pada isi Alkitab, Stefan Leks (1996:28) mengatakan, “Kitab Suci diterbitkan oleh berbagai gereja maupun kelompok-kelompok Kristen. Ada yang diterbitkan oleh Katolik maupun oleh Gereja-gereja Protestan yang berbeda-beda, antara lain oleh Lutheran, Metodis, Presbyterian, Anglikan, Baptis, dan masih banyak lagi. (Pentakosta, Menonit, Mormon, Advent, Advent Hari ke 7, Saksi Yehova, Bala Keselamatan, Christian Science, dll). Ada juga (Alkitab) terbitan Eukumenis, yaitu yang dikerjakan bersama-sama oleh berbagai Gereja Kristen. Pada umumnya terbitan itu berbeda-beda, karena terjemahannya tidak sama.”
      Menurut Klaus Koch (1989:5) Alkitab berisikan data-data yang tidak asli karena telah dikoreksi dan ditambah-tambah oleh penerjemahnya. “Para penyunting dan penerjemah (Alkitab) sering menambahkan sejumlah data dan koreksi untuk membuat tulisan-tulisan tersebut lebih “aktual”……. Tidak satupun dari kitab-kitab Perjanjian Lama atau dari Injil-injil Markus, Matius, Lukas dan Yohanes dapat kita temui dalam bentuk aslinya.”
      Ahli Theologi Henry H Halley (1968:141) mengatakan “Kedua belas ayat Markus 16: 9-20 tidak asli. Umumnya diduga bahwa halaman terakhir daripada naskah yang asli telah hilang.” M.E. Duyvermen dalam bukunya Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru terbitan BPK Jakarta tahun 1966 hal. 24 juga mengatakan hal yang sama. Ayat-ayat ini tidak terdapat di dalam naskah-naskah tertua yang terbaik yaitu naskah Sinaitikus dan Vatikanus.
      Mengenai perbedaan dan ketidak tepatan cerita-cerita di dalam Alkitab, Berita sejarah di dalam Alkitab simpang siur, Stefan Leks (1996: 57) di dalam bukunya Mengenal ABC Kitab Suci mengatakan, “Didalam kitab suci ada banyak berita yang tidak dapat “diperdamaikan” antara satu dengan lain secara historis. Misalnya saja menurut Injil Matius (5: 1), Yesus menyampaikan salah satu wejangan-Nya yang terkenal di bukit, tetapi menurut Injil Lukas (6: 17 dst), wejangan yang sangat serupa disampaikan oleh Yesus justru di sebuah dataran! Menurut Injil Markus (10: 46-52), di kota Yerikho ada satu orang buta yang disembuhkan Yesus, tetapi menurut Injil Matius (20: 29-34), karunia penyembuhan itu diterima oleh dua orang buta!”
      Di dalam Bible Revised Standard Version yang berbahasa Inggris, dalam II Tawarikh 9: 25) dikatakan: “Salomon mempunyai 40.000 (fourty thousand) kandang kuda untuk kereta-keretanya”. Tapi dalam Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia sudah diubah menjadi 4.000 kandang kuda, guna menyesuaikan dengan pernyataan yang sama pada (I Raja-raja 4: 25) yakni hanya 4.000 kandang kuda.
      Masih ada ratusan kontradiksi ayat di dalam alkitab yang diungkapkan oleh para pakar alkitab sekaliber DR. Niclas Berggren dalam bukunya A Bible Contradiction, Dan Barker (Bible Contrdictions), Donald Morgan (Biblical Problems), Jim Meritt (A List of Bible Contradictions) 24 Juli 1992, dan juga diungkapkan oleh DR. Jason Long mantan seorang kristen fanatik dalam bukunya Bible Nonsense (www.biblicalnonsense.com), yang kedua buku tersebut terbit di Amerika pada tgl 6 Desember 2005.
      Disamping perselisihan2 ayat yang ada, dilain pihak, ayat-ayat pada pada Kitab II Raja-Raja 19: 1-8 malah sama persis kata demi kata, bahkan huruf demi huruf dengan Yesaya 37: 1-8. Tidak ada ahli teologi Kristen pun yg bisa menjawab teka-teki atas kesamaan teks ini. Siapa menjiplak siapa?
      Mengenai banyaknya kesalahan data sejarah yang termuat di dalam Alkitab, DR. G.C. Van Niftrik dan DR. B.J. Boland (1967:322) menghimbau, “Kita tidak usah merasa malu karena terdapat pelbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan itu tentang angka-angka, perhitungan-perhitungan, tahun dan fakta-fakta.”
      Siapa saja yang ingin mengetahui daftar kontradiksi ayat-ayat Alkitab dapat lebih jauh membaca buku-buku: The Bible Handbook oleh G.W. Fooote, Is It God’s Word? oleh Joeseph Wheless, The Bible oleh John Remsberg, The Age of Reason oleh Thomas Paine, or The Christ oleh John Resburg, dll.
      Menurut Pastor DR. Cletus Groenen, OFM, (1992:20), “Semua naskah asli yang ditulis oleh penulis suci tidak terpelihara bagi kita. Berabad-abad lamanya naskah itu disalin dengan tangan. Dengan disalinnya naskah itu banyak kesalahan menyusup. Memang sulit sekali menyalin sesuatu tanpa salah. ……….. Dalam menyalin Alkitab ada kesalahan yang kebetulan saja terjadi, tetapi ada juga yang sengaja dibuat atas dasar bermacam-macam pertimbangan”
      Drs. ME Duyverman hal 21, juga JF Van de Cent dalam Umat Allah menantikan keselamatan, Kanisius Bandung, 1963 hal 4, “Tidaklah mengherankan bahwa karena banyak penyalinan itu terdapat kekhilfan-kekhilafan kecil. Juga mungkin bahwa penulis dengan sengaja mengadakan perobahan-perobahan yang mereka anggap sebagai pembetulan teks”.
      Prof. DR. Wismoady Wahono (1994:25) juga mengakui bahwa “Naskah-naskah Alkitab itupun sudah sering diubah yang dilakukan secara sengaja oleh para ahli Alkitab. Tujuan perubahan itu adalah untuk memperbaiki teks yang menurut para ahli tersebut salah atau keliru. Namun harus diakui pula bahwa penglihatan para ahli kitab kuno itupun tidak selalu sebaik maksud mereka.”
      Hal senada juga disampaikan oleh Bart D. Ehrman dalam Misquoting Jesus (Kesalahan Penyalinan dalam Kitab Suci Perjanjian baru) dengan sub-judul bukunya: Kisah dibalik Siapa yang mengubah Kitab Suci dan Apa alasannya. (Gramedia:2006)
      Reymond E. Brown (1994:80) mengatakan, “Di dalam Injil memang secara objektif ada perbedaan-perbedaan dan variasi-variasi tertentu”. “The four Gospels, Matthew, Mark, Luke, and John, are examples of books which did not carry the names of their actual authors” Donald Morgan (Biblical Problems) Keempat Buah Injil, Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, adalah contoh kitab-kitab yang tidak ada hubungannya dengan nama penulis kitab tsb yang sebenarnya.
      Pada Injil karangan Matius tertulis ayat sbb: “ Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama “Matius” duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya, “Ikutilah aku” maka berdirilah Matius mengikuti dia” (Matius 9: 9). Apakah Matius pada Injil Matius 9:9 menulis kalimat tersebut dan menyebut dirinya sendiri Matius? Injil Matius ini ditulis lama setelah kematian Matius sendiri.
      Tokoh Gereja Anglikan dan prebendary Katedral Chicester, J.B. Philips di dalam tafsir Biblenya yang berjudul The Gospel Translated into Modern English mengatakan, “Tradisi-tradisi kuno menganggap Injil ini berasal dari Matius. Tetapi para ilmuwan sekarang ini menolak pendapat itu”.
      Nyonya Ellen G. White, dari sekte Gereja Advent Hari Ketujuh, dalam Tafsir Biblenya volume 1 halaman 7 mengakui bahwa, “Bible yang kita baca sekarang ini adalah hasil karya para penyalin……… Tetapi para penyalin (dan juga hasilnya) tidaklah sepenuhnya sempurna. Dan Tuhan benar-benar tidak melindungi mereka dari membuat kesalahan selama proses peyalinan (alkitab itu)”.
      Fahami hal ini!!!

    9. waliman Says:

      kita adalah hamba Allah,setiap yang berdosa pasti akan di adili pada hari kiamat nanti,sama ada islam, kristian dan sebagainya yang menentukan keselamatan adalah Allah sendiri, sedarlah perbuatan saling memburukan adalah amat di laknat di sisi Allah,tiada manusia yang sempurna , tetapi Allah lah yang maha sempurna dan hanya dia yang patut di sembah. Amen

    10. Gabriel Says:

      Tidak ada yang perlu diperdebatkan..masing-masing tetap berdiri di dalam iman atas keyakinan yang dipilihnya sebagai sesuatu kebenaran..saya adalah pengikut Yesus Kristus..Walaupun banyak opini yang bersifat menjatuhkan, saya tetap percaya Yesus Kristus adalah juruselamat yang tak tergantikan buat saya..demikian juga sebaliknya bagi saudara saya yang beragama Islam tentunya akan bertahan dengan keyakinan imannya.. yang terpenting bagi saya adalah menjadi pribadi yang berguna bagi sesama tanpa melihat perbedaan seperti Mother Theresa dari Calcutta, Mahatma Gandhi dari India..Kebenaran dilihat dari buahnya..

    11. Lukas Says:

      gak ada yang bertentangan,
      1. Yup Jesus is son of God, Yesus gantiin posisi kita, supaya kita bisa dapet posisi Dia sebagai Anak Allah… krn Tuhan tau, di dunia gak ada satupun manusia yang bisa gak berbuat dosa seumur hidupny. so, with all of our power, we can’t help ourself. and artiny kita smua seharusny dihukum atas kesalahan kita. Karena itu Tuhan Yesus yang gantiin nerima hukuman kita sehingga kita dibenarkan di dalam Kristus.
      2. Kita smua adalah bagian dari Tubuh Kristus, yang artinya kita adalah satu di dalam Kristus. Jadi kita percaya kalo kita punya Tuhan yang dengan sifat ke-tritunggalanny itu (3 bentuk tapi satu). En kita (not just the disciples of Jesus in the new testament) adalah bagian dari Kristus.
      3. mas, Alkitabny beli dimana sih – -’ versiny kok byk yang beda, cuma yang ini bener2 beda jauh (yoh 3:17 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satuny Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang Engkau telah utus->Terjemahan Baru LAI. kalo terjemahan Bahasa Indonesia yang sudah disempurnakanny -> …..,dan mengenal Yesus Kristus yang diutus oleh Bapa.). disini konsep tritunggal (3 bentuk tapi sebenarny satu Tuhan) harus dimengerti baik-baik. Allah turun ke dunia dlm bentuk Jesus (Allah-Anak). Jadi Allah mengutus Anakny sendiri untuk mati bagi kita coz Dia sayang sama saya dan kamu.
      4. Yup. Yesus sangat mampu untuk menolong diriny sendiri. tapiiiii Dia tetep harus mati supaya kita bisa selamat. manusia sudah berdosa dan sudah terpisah dengan Tuhan karena itu harus Tuhan yang memulihkan
      hubungan itu. manusia sgt terbatas en tdk bisa utk menyelamatkan diriny sendiri. kecuali ada manusia yang gak pernah berdosa sejak lahir hingga skrg. skali lagi penulis blog ini tampakny blum mengerti betul konsep tritunggal (:
      5. Yesus 100% manusia en 100% Tuhan yang artinya dia bisa merasa sakit saat dipaku dsb. tapi dia juga 100% Tuhan yang bisa mengadakan tanda2 ajaib. Yesus dengan segala sifat keTuhananny harus menjadi manusia (krn disini kita berbicara tukar posisi. kalo dia gak mengambil posisi manusia, artiny dia gak gantiin posisi kita sebagai manusia yang berdosa en layak buat dihukum.
      6. kalo kita diskusiin Yesus itu artiny kita sedang membicarakan God yang ambil tempat kita sebagai manusia. supaya kita bisa mendapatkan tempat Tuhan yang di surga.
      7. Yah ampun, dibilangin kalo kita itu adalah bagian dari Kristus. masa gak ngerti2… ckckckck… ^^
      kita adalah bagian dari Kristus jadi apa bisa kita sebut bagian roda dari mobil sebagai sebuah mobil??
      ok deh, mo nanya kirim ke e-mail aku aja
      tenang aja, aku bukan mahasiswa teologia dll yang bisa ngerti bahasa Ibrani kok. jadi gak perlu sungkan2 ^^
      Tuhan memberkati (:

    12. aries Says:

      kita akan mengerti buahnya nnti pd hri kiamat saudara gabriel
      semoga anda mndpt hidayah dr allah swt amien
      sebenrnya kami smua tdk bermaksud untk menjatuhkan tetapi memberikan fakta yg ada

    13. Hamba Allah Says:

      Sesungguhnya yg Kekal itu adalah Tuhan yg tiada matinya sampai bila2… Kristian percaya yg Tuhan itu Maha Kuasa, persoalannya, Adakah Yesus tidak punya kuasa untuk mengelak drpd disalib sedangkan pada kepercayaan saudara2 yg menganut agama Kristian menganggap Yesus itu Tuhan yg Maha Kuasa? Persoalan kedua, di manakah kedudukannya sebagai Tuhan hingga sanggup diperlakukan demikian oleh manusia iaitu mahkluk ciptaan Nya sendiri? Adakah yg menjalankan hukuman salib ke atas Yesus itu berdosa kerna menyalibNya? Jika berdosa maka untuk siapakah dia berkorban di kayu salib? Jika tidak adakah Yesus meminta org2 yg terlibat dlm penyalibanNya itu menyalibnya? Teraniayalah org yg menjalankan penyaliban ke atas Yesus. D mana adilnya Tuhan Yesus itu? Saya telah menonton sebuah filem arahan Mel Gibson iaitu ‘Passion of The Christ’, sekiranya filem itu benar menceritakan kejadian penyaliban Yesus, timbul lg persoalan sy, mengapakah Yesus berkata ‘Bapa mengapa Kau tinggalkan aku?’, seolah2 dia tidak rela disalib. Wallahua’lam…

    14. hitaci_1994 Says:

      Semua Nabi/Rasul pada jamannya memperkuat keyakinan ummatnya serta menunjukkan kepada mereka kata kunci/key word yang berkaitan dengan keilahian/keimanan/ketaatan yang mungkin dijangkau oleh akal pikiran manusia pada jaman itu, bahkan seandainya kalau kita mengentahui Kitab Suci apa yang dipakai pada jaman Nabi Adam A.S sekalipun, maka kita akan selalu mendapatkan suatu atau beberapa kalimat yang mengandung penegasan2 agar manusia meng-ESA kan Tuhan walaupun tentunya dengan kaliamat yang lebih sederhana. Demikian pula setelah Nabi Adam, misalnya pada jaman Nabi Ibrahim pun demikian menyampaikan wahyu yang mereka peroleh dari Tuhan yang merupakan kelanjutan dari Rasul sebelumnya. Pada jaman Nabi Isa A.S / Jesus : ” Akulah jalan kebenaran dalam hidup…dst., semunya adalah ajakan untuk mengESAkan Tuhan. Kemudian pada masa Nabi Muhammad S.A.W masih terus memberikan penegasan lagi sebagaimana mengenai pentingnya keimanan. Salah satunya dipertegas dalam Surah Al-Baqarah yang mana isi dan maknanya jauh lebih komplek dibanding pada masa Kenabian Isa AL-Masih.
      Jadi Rasul/Nabi sudah berganti sekian kali tetapi, pesan-pesan yang disampaikan masih tetap sama.
      Nabi Muhammad S.A.W tidak bergelimpangan harta sebagaimana yang diperkiraan orang, meliankan dia hidup sederhana dan walaupun beliau menikah lebih dari satu kali bukan berarti karena hobi kawin, tetapi karena alasan lain namun tentunya sudah susuai dengan jaman itu. Kalau tidak, maka LSM perempuan pada masa itu sudah pasti mendemo rumah nabi…:)).
      Kesederhanaan itulah yang memperkukuh diperketatnya kembali pelaksanaan puasa yang hampir-hampir punah karena puasa tinggal simbol doank. Pada masa Isa Al-Masih, katanya puasa sampe 40 hari. Coba kalo dua ummat (Islam+Nasrani) puasa bergantian, berarti dalam 1 tahun total ada 70 hari dimana manusia mengurangi aktifitas yang berarti menghemat energi..:-D
      Nah..yang menarik adalah apa yang dilakukan oleh para biarawan/biarawati karena mereka memilih tidak menikah (katanya) demi untuk melayani ummat. Kalau ini betul, berarti mereka benar2 meniru apa yang telah dilakukan oleh Nabi Isa A.S yang tidak menikah. Dan tentunya kita semua dapat menarik hikmahnya dan bersyukur karena beliau tidak menikah dan tidak punya anak.
      Orang awam seperti saya ini sulit membanyangkan apa bakal terjadi seandainya Isa Al-Masih nikah dan punya anak, dstnya. Mari kita renungkan bersama.
      Wallahu alam..!!

    15. Cindy Says:

      Menurut pandangan kamu bagi yg b’agama islam,bagaimanakah Nasi Isa wafat & bangkit kembali?

    16. toya Says:

      Allah adalah Tuhan sekalian alam,
      sebenarnya kalau saja kalian (orang kristen) mau mempelajari kitab orang islam dan membandingkan banyak sekali kejanggalan2 didalam kitab kristen yang sudah banyak berubah, coba pakai otak kalian hai orang kristen untuk menelusuri/mencari kebenaran secara logika saja dulu, ……jesus kalian sebut Tuhan sbg juru selamat dan rela menebus dosa manusia di dunia,….. gak masuk akallah… jesus yang kalian sebut tuhan saja tidak dapat menyelamatkan diri pada saat mau disalib sampai di seret2 hingga disalib dan mengenai dosa manusia di dunia tidak bisa ditebus oleh seseorang (jesus) kecuali manusia itu sendiri yang akan menanggung dosanya di akhir nanti, masih banyak lagi kejanggalan2 kalau saja kalian (orang kristen) mencoba menelusuri/merenungkan/menelaah/riset, atau semacamnya, saya yakin banyak dari kalian (orang kristen)yang pinter dan jenius,…… ok sharing dari saya, manusia/jesus tiada yang sempurna selain Allah, hanya Dia yang patut disembah……semoga kalian (orang kristen) mendapat hidayah, amien…

    17. kenedy Says:

      Kalian semua goblok alias bego…. Yang kalian sebut Yesus sang tersalib itu bukan nabi Isa tapi Judas sang penghianat dan murtad kepada Nabi Isa. Kalau kalian masih percaya berarti kalian semua penyembah berhala, salib kok disembah yang bener aja.

      Alkitab yang suci kok diganti2, apa itu???

      Nabi isa disunat kalian gak mau disunat…..

    18. aditya Says:

      hidup islammmmm!!!!!!!
      Islam Rahmatan lil ‘alamin

    19. Andhika Says:

      Marilah kita melihat kebenaran dengan kejujuran hati dan kejernihan pikiran.

    20. Andhika Says:

      Kepada Saudara-saudaraku Umat Kristiani di seluruh tanah air. Perkenalkan, saya, Andhika, seorang muslim.
      Saya dan Anda adalah orang yang beruntung memiliki sosok tokoh terkemuka di dunia dan di akhirat yang bernama Yesus Kristus Putera Maria (dalam agama Kristen) atau Al Masih ’Isa Putera Maryam (dalam agama Islam). Meskipun keyakinan kita terhadapnya berbeda, Umat Kristiani meyakini bahwa Dia adalah Tuhan, sedang Umat Islam meyakini bahwa Dia adalah manusia biasa yang merupakan seorang Nabi dan Rasul sebagaimana Nabi dan Rasul yang lainnya. Namun, perbedaan ini sesungguhnya bukanlah sebuah bahan pertentangan. Lebih baik dari itu, perbedaan ini sesungguhnya adalah sebuah jalan bagi kita untuk saling berbagi dan saling melengkapi satu sama lain.
      Kita menyadari bahwa tidak mungkin kedua pendapat itu benar semua. Pasti ada satu pendapat yang benar dan yang lain keliru/salah. Jika kita menyadari, sesungguhnya kita telah mengalami kegagalan yang besar. Dikatakan gagal karena selama lebih dari seribu tahun, kita belum dapat bersatu dalam satu pendapat yang benar. Kita masih berseberangan dalam perbedaan pendapat tersebut. Padahal kita hanya dituntut untuk memilih satu pendapat yang benar dari dua buah pendapat saja. Dalam hal ini, Kita pun harus mengakui bahwasannya kita (manusia) lah yang bersalah, karena Tuhan telah memberikan rasio, akal, dan hati kepada manusia, akan tetapi sedikit sekali di antara manusia yang mau mempergunakannya.
      Saya mengajak Saudara-saudaraku Umat Kristiani agar bersungguh-sungguh dalam memilih satu pendapat yang benar dari kedua pendapat yang ada tersebut. Marilah kita berupaya mencari kebenaran yang hakiki itu dengan hati yang bening, pikiran yang jernih, dilakukan dengan kejujuran hati dan sikap yang objektif. Kebenaran yang hakiki itu akan tampak jelas manakala kita dapat menilai sesuatu dengan kejujuran hati dan sikap yang objektif.
      Apabila keyakinan yang kita anut saat ini adalah keyakinan yang benar maka kita sangatlah beruntung. Namun, apabila keyakinan yang kita anut saat ini adalah keyakinan yang salah dan ajal datang menjemput kita, maka kita sangatlah merugi dan akan dimasukkan ke dalam neraka untuk selamanya.
      Untuk menemukan satu pendapat yang benar dari kedua pendapat yang ada itu, maka kita perlu mengkaji dua kitab suci, yaitu Bibel dan Al Qur`an, yang mana keduanya merupakan sumber ajaran agama baik agama Kristen (bersumber dari Bibel) maupun agama Islam (bersumber dari Al Qur`an). Marilah kita mengkaji keduanya dengan kejujuran hati dan sikap yang objektif agar supaya kebenaran yang kita cari tampak jelas adanya. Salam kepada Umat Kristiani di seluruh tanah air, besar harapan kita agar dapat selalu hidup berdampingan dengan rukun dan damai.

    21. Mirna putri Says:

      saya seorang muslimah yang sekarang mempunyai teman hidup seorang kristiani sejati. kami sudah sering mendebatkan perbedaan yang ada, dari kepercayaannya yang memperTuhankan Isa sampai pada ajarannya. tapi kami berdua sadar pada dasarnya semua agama adalah baik, semua mengatur umatnya untuk menuju ke jalan yang baik. tidak ada yang perlu kita perdebatkan, yang islam tidak dibenarkan memaksakan agama kita ke pada siapa pun demikian sebaliknya. bila kita inginkan kebaikan pada orang2 disekitar kita, marilah kita saling mendoakan. bagi yang muslim mari kirta mendoakan agar sodara2 kita ini diberikan hidayah oleh ALLAH SWA, sedangkan bagi yang kristiani silakan anda mendoakan kami agar Isa yang kalian percaya sebagai Tuhan memberi pencerahan kepada kami. karena pada akhirnya keputusan seseorang memilih suatu agama sebagai penuntun hidupnya adalah urusan pribadi lepas pribadi dengan Tuhan. bila Tuhan telah memilih seseorang untuk menjadi Hambanya, maka tidak ada satu hal pun yang dapat mengimbangi dan menghalanginya..

    22. andik Says:

      Bagaimana kedudukan judas iskariot dlm penyaliban yesus. Mestinya dialah orang yg paling berjasa dlm penebusan dosa umat manusia, karena tanpa dia tidak ada penebusan dosa. Tp mengapa banyak diantara kita umat kristen yg mengutuknya dan mengharamkan injil judah. Bayangkan kalau judas tdk berhianat. Mengapa Tuhan tidak menghukum dirinya sendiri, hìngga harus mengkambinghitamkan beliau dan dicaci sepanjang zaman. I love u judah. We are nothing without u

    23. indah Says:

      au gak setuju dengan semua pertentangan itu, aku jadi ingin bertanya apa beda Allah agama kita debgan Allah agama islam.
      apakah tuhan kita itu sama dengan mereka. saat saya bertanya dengan biarawati, dan fastur ia mengatakan ,sifat allah tidak boleh di pertanyakan. tetapi teman saya yang beragama islam berani meanyaan bagaimana Allah nya????? dan mereka punya kitab yang tidak ada pengarangnya!!! jadi bagaiman????????

    24. noname Says:

      Buat Mbak Mirna, sedikit aja koreksi. Bukan semua agama adalah baik, tapi tiap agama adalah baik BAGI MASING-MASING PENGIKUTNYA.

      Cuma Allah SWT yang bisa ngasih pencerahan kepada tiap-tiap hamba yang dipilihnya, jadi ya tiap orang cuma bisa nunggu samapi dikasih pencerahan. Daripada ribut-ribut agama mana yang paling bener mendingan belajar ndiri2 deh tentang kitab masing-masing. Orang Kristiani bilang kalo cuma tuhan yang tau sebener2nya isi alkitab, nah orang Islam juga berhak dunk bilang kayak gitu. Umat Islam diberi keistimewaan berupa Hafidh Qur’an alias orang yang bisa hapal dengan detail isi dari Al-Qur’an, mungkin orang Kristen juga dikasih yang kaya begituan (apapun namanya) jadi mereka yakin.

      Just walk on your path and u’ll find the truth.

    25. moses Says:

      jika umat keristen tau tentang kejadian sebenarnya tentang yesus aku yakin mereka akan meninggalkan agama mereka seperti saya,, tapi sayangnya pastur pun masih menutup2inya padahal dia tau.
      analisalah baik2 analogi ini ” Bangku adalah Bangku sampai 100 tahun lagi pun bangku itu tetaplah bangku, yang membuat bangku adalah tukang kayu dan tukang kayu tidak bisa disamakan dengan bangku ” atau ” manusia adalah manusia, yang menciptakan manusia adalah Allah dan Allah tidak bisa di samakan dengan manusia” iya ga sih,,,,

      kalo yang mase keras kepala juga mungkin mata hatinya telah dikunci mati oleh Allah sehIngga ia tidak bisa melihat mana yang haq dan mana yang batil.

      Semoga Allah memberikan hidayahnya dan membuka pintu hati untuk memilih jalan yang lurus.

    26. Hamba ALLAH Says:

      Bener salah semua ga ada yang sempurna, di dalam hadist di sebutkan allah memberi petunjuk kepada orang yang ia kehendaki, dan allah menjerumuskan orang yang ia kehendaki. Nanti diakhir zaman di dalam al-quran isa akan kembali ke dunia untuk meluruskan, ya udah nanti liat aja di akhir zaman siapa yang benar siapa yang salah, semua agama yang saya tau kembali kepada kebaikan, terus ini kenapa ribut di sini? nambah pahala kaga dosa iya, tapi kenapa itu di markus 12:24 adapun allah tuhan kita tuhan yang esa. Esa itu 1 kan kembali kepada tiada tuhan selain allah di dalam syahadat, terus walau saya muslim di dalam injil di dalam nya yesus tidak pernah mengatakan bahwa dirinya tuhan dan meminta dirinya untuk di sembah. Bukankah tuhan itu maha esa yang artinya itu 1 dan dosa yang tidak akan diampuni ialah musyrik?, tp semuanya kembali kepada keimanan diri sendiri karena jawabannya hanya dapat diperoleh di akhir zaman di saat isa me reveal jawabannya nanti, wassallam.

    27. TanpaNama Says:

      Aku tertanya-tanya ketika Yesus sembahyang…kepada siapa dia menyembah?

    28. R40 Says:

      BUKTI YESUS BKN TUHAN ,mat.7.22.pd hari trakhir bnyak org brseru2kepadku :tuhan tuhan .bkankah kmi brnubuat demi namau dan mengusir setan demi namamu dan mengadakn bnyk mukjizat demi namamu juga
      mat 7.23.:pada waktu itu aku akan brterus terang kdp mrka dan brkata: aku tidak penrnah mengenal kamu .enyahlah dr padaku .kmu sekalian pembuat kejahatan

      Mat19:16.ada org datang pd yesusdan brkta:guru yg baek perbuatan apkh yg hrus ku prbuat unju dapat hidup yg kekal? .19:17.yesus menjwb.:mengapa km mmanggilku guru yg baik .hanya satu yg baek yaitu tuhan

      lukas. 4.8. ttpi yesus brkta:kau harus menyembh allahmu .dan hanya kpd dia sajalah engkau brbakti

      yohanes.20.17 yesus brkta….ttpi pergilah kdp saudara2ku dn katakanlah kpd mrk.bwha skrg aku akan prgi kpd babaku(yunani ABBA=TUHAN) dan dan bapamu .kepada allahku dan allahmu

      jika seorg dtang padaku dan ia tdk membenci bapaknya ibunya istrinya anak2nya saudara2 laki2 ato prmpuan bhkan nyawanya sndri ia tk dpt menjadi.muridku. .lukas 14.26

    29. Daniel Says:

      Yasu’a bukan Tuhan tapi Tuan/Sayyid, Yasu’a itu hamba Allah, kuasa Al-Masih itu dari Allah, Yasu’a berdoa kepada Allah berarti Yasu’a bukan Tuhan, Tuhan itu hanya Allah Bapa Tuan kita Yasu’a Al-Masih, jd ga ada alasan menyembah atau menghormati Yasu’a seperti kepada Allah, Rasul Paul jg berdoa kepada Allah bukan kepada Yasu’a

    30. Dunia islam Says:

      Bersyukurlah kita atas nikmat iman dan islam yg telah diberikan

    31. cowok Says:

      memang benr kristen tidak boleh kawin lebih dari satu , tapi selingkuhhhhh di bolehhkan hiduppp lah perzina atas keyakinan yang hasil pemikiran manusia bukanya ajaran yang datang nya dari tuhan

    32. Jack Says:

      Gimana mau belajar kitab agama Islam, kalau bahasanya arab…kenapa alquran tidak bisa diterjemahkan seluruhnya kedalam bahasa indonesia, trus disebarluaskan supaya kami Kristen yang kalian anggap bodoh ini bisa belajar. Kalian aja sebagai muslim belum tentu paham seluruhnya mengenai alquran, apa lagi KAMI…yang tidak pernah belajar ngaji.

    33. Michael Says:

      untuk Jack, jika ingin mempelajari Alquran, tentu saja kamu bisa membaca Al Quran dan terjemahan dalam bahasa indonesia. Pelajari Bible dan Al quran dalam 1 meja mu. Dan putuskan, mana di antara 2 kitab suci ini (bible dan Al Quran) yg benar2 firman Allah. Tentu saja kitab suci yg tidak mengandung pertentangan2 dan rasional (masuk logika) itu lah kitab yg benar2 firman Allah.

      Silakan juga lihat di youtube debat antara Al Quran dan Injil di America Utara. Silakan ketik kata kunci “Al quran vs injil” pada pencarian youtube.

      Kebenaran akan membimbing kalian semua. Amen. Salam

    34. J2 Says:

      Salam muslim. . .
      Yesus itu kan manusia? Knpa sesama manusia saling sembah, yang patut kta smbAh tU Allah, lagian masak tuhan bsa mati, ga bnget deCh

    35. lalu Says:

      tdk ad tuhan melAIKAN ALLAH

    36. hamba Allah Says:

      wat jack;
      al-quran ga da dlm versi bhs manapun, karna dia adl kalam allah yg smpurna. jk pun ada itu pasti bhatil/palsu, tp jk ingin blajar cb cr d tafsir al-quran. insya allah stelah mmplajariny anda mndapat hidayah dr allah, krn ISLAM adl anugrh trbesr dr allah.
      wat mat kristiani;
      1.yesus d sunat or d baptis
      2.klo yesus anak tuhan, kok d hinakn oleh tuhan dgn d sret & d salib? mang tuhan bapa ga kasihan ma anak sndiri? pembsar d negri kita aja slalu mncoba mnutupi aib kluargany.
      3.apa arti dari trinitas

    37. hamba allah Says:

      Agamamu agamamu,agamaku agamku

    38. eken Says:

      apapun yang terjadi..kita adalah satu..
      semuanya akan indah pada waktunya..

    39. aku Says:

      sudah, tidak perlu debat kebenaran Yesus sebagi Tuhan, Atau Islam sebagai agama yg paling benar.
      Karena tidak ada SATUPUN kalimat dalam Al Kitab yang menyatakan Yesus itu Tuhan, yang ada manusia yg menganggap Yesus sebagai Tuhan. tidak perlu menyatakan Islam agama paling benar, karena MEMANG KENYATAANNYA bahwa Islam Rahmatan Lil “aalamiin, rahmat bagi semesta alam, bukan hanya bagi umat manusia, sekali lagi RAHMAT SEMESTA ALAM.
      pada saat disalib yesus meminta pertolongan dan memohon ampun kepada Allah, aneh jika yesus yang dianggap tuhan meminta pertolongan kepada sesama tuhan.
      jadi tidak perlu diperdebatkan lagi!!1

    40. Ulil Says:

      jeremy Says:
      November 4th, 2005 at 12:34 am

      saudara…memang apabila kita membaca Al-kitab dengan sekali imbas dan menterjemahkan segala maksud dalam Al-kitab itu menurut kelojikan fikiran manusia adalah mustahil dan tidak masuk akal bagi fikiran manusia kerana seolah-olah terdapat banyak pertentangan intinya…tetapi bagi penganut Kristian katolik mereka percaya bahawa selepas mereka memeluk agama katolik maka mereka akan mendapat pengertian dan percaya bahawa roh kudus akan memberi mereka pengertian tentang segala surah dalam Al-kitab,maka itulah sebabnya bagi yang tidak memeluk agama katolik memang agak sukar untuk memahaminya.Suka saya mengingatkan saudara bukankah dalam Al-Quran pun ada dinyatakan bahawa di akhir zaman nabi Isa akan datang dan satu lagi terdapat dalam Al-Kitab cerita bahawa Nabi Isa ada menghidupkan orang mati..so siapakah yang dapat menghidupkan manusia dari mati jika bukan Tuhan?
      ———————————————————–
      JIKA ADA SELAIN YESUS YG DAPAT MENGHIDUPKAN ORG MATI,, APAKAH ANDA JUGA MENGANGGAPNYA TUHAN???

    Tinggalkan Ulasan Anda