close button

Kesaksian Abraham David Mandey memeluk Islam

Kategori: Islam,Kesaksian

(Abraham David Mandey = Ahmad Dzulkiffi Mandey)

Saya terlahir dengan nama Abraham David di Manado, 12 Februari 1942. Sedangkan, Mandey adalah nama fam (keluarga) kami sebagai orang Minahasa, Sulawesi Utara. Saya anak bungsu dan tiga bersaudara yang seluruhnya laki-laki. Keluarga kami termasuk keluarga terpandang, baik di lingkungan masyarakat maupun gereja. Maklum, ayah saya yang biasa kami panggil papi, adalah seorang pejabat Direktorat Agraria yang merangkap sebagai Bupati Sulawesi pada awal revolusi kemerdekaan Republik Indonesia yang berkedudukan di Makasar. Sedangkan, ibu yang biasa kami panggil mami, adalah seorang guru SMA di lingkungan sekolah milik gereja Minahasa.

Sejak kecil saya kagum dengan pahlawan-pahlawan Perang Salib seperti Richard Lion Heart yang legendaris. Saya juga kagum kepada Jenderal Napoleon Bonaparte yang gagah perwira. Semua cerita tentang kepahlawanan, begitu membekas dalam batin saya sehingga saya sering berkhayal menjadi seorang tentara yang bertempur dengan gagah berani di medan laga.

Singkatnya, saya berangkat ke Jakarta dan mendaftar ke Mabes ABRI. Tanpa menemui banyak kesulitan, saya dinyatakan lulus tes. Setelah itu, saya resmi mengikuti pendidikan dan tinggal di asrama. Tidak banyak yang dapat saya ceritakan dari pendidikan militer yang saya ikuti selama 2 tahun itu, kecuali bahwa disiplin ABRI dengan doktrin “Sapta Marga”-nya telah menempa jiwa saya sebagai perwira remaja yang tangguh, berdisiplin, dan siap melaksanakan tugas negara yang dibebankan kepada saya.

Meskipun dipersiapkan sebagai perwira pada bagian pembinaan mental, tetapi dalam beberapa operasi tempur saya selalu dilibatkan. Pada saat-saat operasi pembersihan G-30S/PKI di Jakarta, saya ikut bergabung dalam komando yang dipimpin Kol. Sarwo Edhie Wibowo (almarhum).

Setelah situasinegara pulih yang ditandai dengan lahirnya Orde Baru tahun 1966, oleh kesatuan saya ditugaskan belajar ke STT (Sekolah Tinggi Teologi) milik gereja Katolik yang terletak di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Di STI ini, selama 5 tahun (1966-1972) saya belajar, mendalami, mengkaji, dan diskusi tentang berbagai hal yang diperlukan sebagai seorang pendeta. Di samping belajar sejarah dan filsafat agama Kristen. STT juga memberikan kajian tentang sejarah dan filsafat agama-agama di dumia, termasuk studi tentang Islam.

Menjadi Pendeta.

Sambil tetap aktif d TNI-AD, oleh Gereja Protestan Indonesia saya ditugaskan menjadi Pendeta II di Gereja P***** (edited) di Jakarta Pusat, bertetangga dengan Masjid Sunda Kelapa. Di gereja inilah, selama kurang lebih 12 tahun (1972-1984) saya memimpin sekitar 8000 jemaat yang hampir 80 persen adalah kaum intelektual atau masyarakat elit.

Di Gereja P***** (edited) ini, saya tumpahkan seluruh pengabdian untuk pelayanan firman Tuhan. Tugas saya sebagai Pendeta II, selama memberikan khutbah, menyantuni jemaat yang perlu bantuan atau mendapat musibah, juga menikahkan pasangan muda-mudi yang akan berumah tangga.

Kendati sebagai pendeta, saya juga anggota ABRI yang harus selalu siap ditugaskan di mana saja di wilayah Nusantara. Sebagai perwira ABRI saya sering bertugas ke seluruh pelosok tanah air Bahkan, ke luar negeri dalam rangka tugas belajar dari markas, seperti mengikuti kursus staf Royal Netherland Armed Forces di Negeri Belanda. Kemudian, pada tahun 1969 saya ditugaskan untuk mengikuti Orientasi Pendidikan Negara-negara Berkembang yang disponsoni oleh UNESCO di Paris, Prancis.

Dilema Rumah Tangga

Kesibukkan saya sebagai anggota ABRI ditambah tugas tugas gereja, membuat saya sibuk luar biasa. Sebagaipendeta, saya lebih banyak memberikan perhatian kepada jemaat. Sementara,kepentingan pribadi dan keluarga nyaris tergeser. Istri saya, yang putri mantan Duta Besar RI di salah satu negara Eropa, sering mengeluh dan menuntut agar saya memberikan perhatian yang lebih banyak buat rumah tangga.

Tetapi yang namanya wanita, umumnya lebih banyak berbicara atas dasar perasaan. Karena melihat kesibukan saya yang tidak juga berkurang, ia bahkan meminta agar saya mengundurkan diri dan tugas-tugas gereja, dengan alasan supaya lebih banyak waktu untuk keluarga. Tenth saja saya tidak dapat menerima usulannya itu. Sebagai seorang “Pelayan Firman Tuhan” saya telah bersumpah bahwa kepentingan umat di atas segalanya.

Problem keluarga yang terjadi sekitar tahun 1980 ini kian memanas, sehingga bak api dalam sekam. Kehidupan rumah tangga saya, tidak lagi harmonis. Masalah-masalah yang kecil dan sepele dapat memicu pertengkaran. Tidak ada lagi kedamaian di rumah. Saya sangat mengkhawatirkan Angelique, putri saya satu-satunya. Saya khawatir perkembangan jiwanya akan terganggu dengan masalah yang ditimbulkan kedua orang tuanya. Oleh karenanya, saya bertekad harus merangkul anak saya itu agar ia mau mengerti dengan posisi ayahnya sebagai pendeta yang bertugas melayani umat. Syukur, ia mau mengerti. Hanya Angeliquelah satu-satunya orang di rumah yang menyambut hangat setiap kepulangan saya.

Dalam kesunyian malam saat bebas dan tugas-tugas gereja, saya sering merenungkan kehidupan ramah tangga saya sendiri. Saya sering berpikir, buat apa saya menjadi pendeta kalau tidak mampu memberikan kedamaian dan kebahagiaan buat rumah tangganya sendiri. Saya sering memberikan khutbah pada setiap kebaktian dan menekankan hendaknya setiap umat Kristen mampu memberikan kasih kepada sesama umat manusia. Lalu, bagaimana dengan saya?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu semakin membuat batin saya resah. Saya mencoba untuk memperbaiki keadaan. Tetapi, semuanya sudah terlambat. Istri saya bahkan terang terangan tidak mendukung tugas-tugas saya sebagai pendeta. Saya benar-benar dilecehkan. Saya sudah sampal pada kesimpulan bahwa antara kami berdua sudah tidak sejalan lagi.

Lalu, untuk apa mempertahankan rumah tangga yang sudah tidak saling sejalan? Ketika niat saya untuk “melepas” istri, saya sampaikan kepada sahabat-sahabat dekat saya sesama pendeta, mereka umumnya menyarankan agar saya bertindak lebih bijak. Mereka mengingatkan saya, bagaimana mungkin seorang pendeta yang sering menikahkan seseorang, tetapi ia sendiri justru menceraikan istrinya? Bagaimana dengan citra pendeta di mata umat? Begitu mereka mengingatkan.

Apa yang mereka katakan semuanya benar. Tetapi, saya sudah tidak mampu lagi mempertahankan bahtera rumah tangga. Bagi saya yang terpenting saat itu bukan lagi persoalan menjaga citra pendeta. Tetapi, bagaimana agar batin saya dapat damai. Singkatnya, dengan berat hati saya terpaksa menceraikan istri saya. Dan, Angelique, putri saya satu-satunya memilih ikut bersama saya.

Mencari Kedamaian

Setelah kejadian itu, saya menjadi lebih banyak melakukan introspeksi. Saya menjadi lebih banyak membaca literatur tentang filsafat dan agama. Termasuk kajian tentang filsafat Islam, menjadi bahan yang paling saya sukai. Juga mengkaji pemikiran beberapa tokoh Islam yang banyak dilansir media massa.

Salah satunya tentang komentar K.H. E.Z. Muttaqin (almarhum) terhadap krisis perang saudara di Timur Tengah, seperti diYerusalem dan Libanon. Waktu itu (tahun 1983), K.H.E.Z. Muttaqin mempertanyakan dalam khutbah Idul Fitrinya, mengapa Timur Tengah selalu menjadi ajang mesiu dan amarah, padahal di tempat itu diturunkan para nabi yang membawa agama wahyu dengan pesan kedamaian?

Saya begitu tersentuh dengan ungkapan puitis kiai dan Jawa Barat itu. Sehingga, dalam salah satu khutbah saya di gereja, khutbah Idul Fitni K.H. E.Z. Muttaqin itu saya sampaikan kepada para jemaat kebaktian. Saya merasakan ada kekagetan di mata para jemaat. Saya maklum mereka terkejut karena baru pertama kali mereka mendengar khutbah dari seorang pendeta dengan menggunakan referensi seorang kiai Tetapi, bagi saya itu penting, karena pesan perdamaian yang disampaikan beliau amat manusiawi dan universal.

Sejak khutbah yang kontroversial itu, saya banyak mendapat sorotan. Secara selentingan saya pemah mendengar “Pendeta Mandey telah miring.” Maksudnya, saya dinilai telah memihak kepada salah satu pihak. Tetapi, saya tidak peduli karena yang saya sampaikan adalah nilai-nilai kebenaran.

Kekaguman saya pada konsep perdamaian Islam yank diangkat oleh KH. E.Z. Muttaqin, semakin menarik saya lebih kuat untuk mendalami konsepsi-konsepsi Islam lainnya. Saya ibarat membuka pintu, lalu masuk ke dalamnya, dan setelah masuk, saya ingin masuk lagi ke pintu yang lebih dalam. Begitulah perumpamaannya. Saya semakin “terseret” untuk mendalami, konsepsi Islam tentang ketuhanan dan peribadahan

Saya begitu tertarik dengan konsepsi ketuhanan Islam yang disebut “tauhid”. Konsep itu begitu sederhana, lugas, dan tuntas dalam menjelaskan eksistensi Tuhan yang oleh orang Islam disebut Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sehingga, orang yang paling awam sekalipun akan mampu mencemanya. Berbeda dengan konsepsi ketuhanan Kristen yang disebut Trinitas. Konsepsi ini begitu rumit, sehingga diperlukan argumentasi ilmiah untuk memahaminya.

Akan halnya konsepsi peribadatan Islam yang disebut syariat, saya melihatnya begitu teratur dan sistematis. Saya berpikir seandainya sistemper ibadatan yang seperti ini benar benar diterapkan, maka dunia yang sedang kacau ini akan mampu di selamatkan.

Pada tahun 1982 itulah saya benar-benar mencoba mendekati Islam. Selama satu setengah tahun saya melakukar konsultasi dengan K.H. Kosim Nurzeha yang juga aktif di Bintal (Pembinaan Mental) TNI-AD. Saya memang tidak ingin gegabah dan tergesa-gesa, karena di samping saya seorang pendeta, saya juga seorang perwira Bintal Kristen dilingkungan TNI-AD. Saya sudah dapat menduga apa yang akan terjadi seandainya saya masuk Islam.

Tetapi, suara batin saya yang sedang mencari kebenaran dan kedamaian tidak dapat diajak berlama-lama dalam kebimbangan. Batin saya mendesak kuat agar saya segera meraih kebenaran yang sudah saya temukan itu.

Oh, ya, di samping Pak Kosim Nurzeha, saya juga sering berkonsultasi dengan kolega saya di TNI-AD. Yaitu, Dra. Nasikhah M., seorang perwira Kowad (Korps.Wanita Angkatan Darat) yang bertugas pada BAIS (Badan Intelijen dan Strategi) ABRI.

Ia seorang muslimah lulusan UGM (Universilas Gajah Mada) Yogyakarta, jurusan filsafat. Kepadanya saya sering berkonsultasi tentang masalah-masalah pribadi dan keluarga. Ia sering memberi saya buku-buku bacaan tentang pembinaan pribadi dan keluarga dalam Islam. Saya seperti menemukan pegangan dalam kegundahan sebagai duda yang gagal dalam membina rumah tangganya.

Akhirnya, saya semakin yakin akan hikmah dibalik drama rumah tangga saya. Saya yakin bahwa dengari jalan itu, Tuhan ingin membimbing saya ke jalan yang lurus dan benar. Saya bertekad, apa pun yang terjadi saya tidak akan melepas kebenaran yang telah saya raih ini.

Akhimya, dengan kepasrahan yang total kepada Tuhan, pada tanggal 4 Mei 1984 saya mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat dengan bimbingan Bapak K.H. Kosim Nurzeha dan saksi Drs. Farouq Nasution di Masjid Istiqial. Allahu Akbar. Hari itu adalah hari yang amat bersejarah dalam hidup saya. Han saat saya menemukan diri saya yang sejati.

Menghadapi Teror

Berita tentang keislaman saya ternyata amat mengejutkan kalangan gereja, termasuk di tempat kerja saya di TNI-AD. Wajar, karena saya adalah Kepala Bintal (Pembinaan Mental)Kristen TNI-AD dan di gereja, saya adalah pentolan.

Sejak itu saya mulai memasuki pengalaman baru, yaitu menghadapi tenor dan berbagai pihak. Telepon yang bernada ancaman terus berdening. Bahkan, ada sekelompok pemuda gereja di Tanjung Priok yang bertekad menghabisi nyawa saya, karena dianggapnya telah murtad dan mempermalukan gereja.

Akan halnya saya, di samping menghadapi teror, juga menghadapi persoalan yang menyangkut tugas saya di TNI AD. DGI (Dewan Gereja Indonesia), bahkan menginim surat ke Bintal TNT-AD, meminta agar saya dipecat dan kedinasan dijajaran ABRl dan agar saya mempertanggungjawabkan perbuatan saya itu di hadapan majelis gereja.

Saya tidak penlu menjelaskan secara detail bagaimana proses selanjutnya, karena itu menyangkut rahasia Mabes ABRI. Yang jelas setelah itu, saya menerima surat ucapan tenima kasih atas tugas-tugas saya kepada negara, sekaligus pembebastugasan dan jabatan saya di jajaran TNT-AD dengan pangkat akhir Mayor.

Tidak ada yang dapat saya ucapkan, kecuali tawakal dan ménerima dengan ikhlas semua yang tenjadi pada diri saya. Saya yakin ini ujian iman.

Saya yang terlahir dengan nama Abraham David Mandey, setelah muslim menjadi Ahmad Dzulkiffi Mandey, mengalami ujian hidup yang cukup berat. Alhamdulillah, berkat kegigihan saya, akhirnya saya diterima bekerja di sebuab perusahaan swasta. Sedikit demi sedikit kanin saya terus menanjak. Setelah itu, beberapa kali saya pindah kerja dan menempati posisi yang cukup penting. Saya pennah menjadi Manajer Divisi Utama FT Putera Dharma. Pernah menjadi Personel/General Affairs Manager Hotel Horison, tahun 1986-1989, Dan, sejak tahun 1990 sampai sekarang saya bekerja di sebuah bank terama di Jakarta sebagai Safety & Security Coordinator.

Kini, keadaan saya sudah relatif baik, dan saya sudah meraih semua kebahagiaan yang selama sekian tahun saya rindukan. Saya sudah tidak lagi sendiri, sebab Dra. Nasikhah M, perwira Kowad itu, kini menjadi pendamping saya yang setia, insya Allah selama hayat masih di kandung badan. Saya menikahinya tahun 1986. Dan, dan perikahan itu telah lahir seorarig gadis kedil yang manis dan lucu, namariya Achnasya. Sementara, Angelique, putri saya dari istri pertama, sampai hari ini tetap ikut bersama saya, meskipun ia masih tetap sebagai penganut Protestan yang taat.

Kebahagiaan saya semakin bertambah lengkap, tatkala saya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama istri tercinta pada tahun 1989.

Incoming search terms:

  • kesaksian kristen masuk islam
  • kesaksian yusuf roni
  • kesaksian islam masuk kristen
  • sarwo edhie wibowo kristen
  • kesaksian tentang akhir zaman
  • pengakuan kristen masuk islam
  • sarwo edhie wibowo agama
  • kesaksian islam
  • agama sarwo edhie wibowo
  • kesaksian islam masuk kristen terbaru
    16 Aug

    48 Ulasan untuk artikel “Kesaksian Abraham David Mandey memeluk Islam”

    1. brigitz Says:

      yah untuk teman2 yan beragama kristiani wajar dong situs ini isinya menghasut agama lain (terutama kristiani) karena ini kan situs buat mereka yang agamanya muslim aja, so gak usah terbujuk oleh apapun, karena Pada akhir jaman Yesus lah (ISA) yang akan datang untuk menghakimi, klo gak percaya cari aja ayatnya di al-quran (bagi yang bisa baca alquran/klo gak ya kelaut aja),saya jamin pasti ada, klo gak ada berarti boong, ato perlu saya kasih tunjuk ayatnya????

    2. Ahmad Rifa'i Says:

      tunjuk saja..gk usah terlalu banyak bicara…saya tunggu

    3. Gabriel Says:

      untuk temen-temen yang beragama kristiani, mari kita tetap menjalin kasih dengan siapapun dan apapun agamanya dan apapun perlakuan yang kita terima..salam damai untuk semuaaaa (moslem, christian, and all)

    4. ari Says:

      tentu saja kesaksian pak mandey ini sangat memukul dunia kristen di indonesia,sangat berbobot dan faktual, dibanding yusuf roni yang terbukti penipu besar dan ngawur itu

    5. 007 Says:

      inilah kebenaran, kebenaran dari tuhanmu……..!
      sebelum ajal menjemput kita mari kita ucapkan 2 kalimah syahadat………….
      tiada Tuhan selain alloh & nabi muhammad adalah Utusan-NYA

    6. netral Says:

      di indonesia ini saya lebih banyak mendengar teror yang dilancarkan kepada pemeluk islam yang masuk kristen daripada sebaliknya. ya mungkin ini berita baru buat saya.

    7. syarif Says:

      tidak ada agama selengkap dan perinci seperti agama islam……..buktikan sendiri.

    8. avatar Says:

      hai….
      hiduplah yang rukun saling mencintai
      semua agama memiliki kitab sendiri-sendiri. Tuhan hanya satu namun memiliki beberapa sebutan. Tuhan hanya satu namun mampu mengendalikan semua alam semesta. Jadi percayalah apa yang kamu percayai tanpa harus membuat orang lain tidak nyaman. Uruslah dirimu sendiri, bersihkanlah dirimu sendiri dari kotoran setelah itu kamu boleh membersihkan kotoran yang ada di keluargamu jika sudah mampu maka bersihkanlah kotoran yang ada pada saudara-saudaramu baik dari bapak, ibu, mertua dan sebagainya yang masih memiliki hubungan dengan kamu. JIka kamu sudah mampu barulah kamu boleh membersihkan kotoran yang ada pada tetangga dekatmu setelah itu bersihkanlah kotoran yang ada pada tetangga jauhmu kemudian barulah kamu membersihkan kotoran pada teman-temanmu. Jika itu sudah kamu lakukan kamu bisa membersihkan kotoran pada orang-orang yang hidup dikotamu, jika kamu sudah membersihkan itu semua kamu boleh membersihkan kotoran pada orang-orang yang hidup satu pulau dengan kamu. JIka sudah mampu bersihkanlah kotoran pada orang-orang yang hidup satu negara dengan kamu. dan seterusnya.
      Itulah cara hidup yang benar, menurut aku. Berkacalah pada dirimu sendiri, lihatlah hati nuramimu sendiri. Maka kamu akan bisa hidup harmony dengan orang lain, apapun agama orang itu, apapun suku orang itu, apapun kebangsaaan orang itu.
      Kamu adalah manusia, yang memiliki pikiran, kamu bukan binatang yang memiliki insting.

    9. ini aku Says:

      untuk saudara brigitz, hanya yesus yang akan menghakimi. betul. kenapa? bisa anda berfikir kenapa?
      1.karena ajaran nabi muhammad telah berada pada jalannya, tidak seperti kristen yang mengkhianati nabinya.
      2. karena jika yang datang di akhir jaman adalah nabi muhammad, kalian ummat kristen tentu tidak akan percaya dengan bantahannya, hanya dengan mendatangkan “tuhan” kalian maka kalian akan tersadar dan tertunduk malu karena kesombongannya.

    10. valian Says:

      Salam bagi mereka yang mengikuti petunjuk
      Kenapa banyak orang yang tenggelam dalam kesesatan ?. Ketahuilah sahabat-sahabatku bahwa segala terbitnya bentuk kesesatan itu karena lemahnya bashirah/cara pandang dan sedikitnya ilmu. Apakah sama orang yang tahu dengan orang yang tidak tahu ?. Tentu fakta menjawab tidak sama. Jika ada yang mempunyai jawaban yang berbeda, maka ia salah satu dari orang-orang yang tersesat.
      Menanggapi perihal tentang komentar saudara brigitz. Apakah saudara tahu dasarnya yang shahih/benar tentang kedatangan Yesus { Nabi Isa ‘Alaihi Sallam } ?. Tahu ataupun belum tahu tetap saya berusaha ingin menjelaskan. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhum., katanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam, bersabda : “Demi Allah yang jiwaku ditangan -Nya, sesungguhnya telah dekat masa ‘Isa anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkannya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi yang bersedia menerima pemberian.”{ HR Muslim dalam kitab Iman bab turunnya Isa }. Wallahu ‘Alam. Salah satu keunggulan Islam dari sekian banyaknya keunggulan Islam diantara agama-agama yang lain adalah Al-Qur’an Al-Kariim yang tetap terjaga keasliannya { bahasanya } dari dulu hingga saat ini dan sampai yang akan datang serta tidak ada pertentangan didalamnya. Maha Benar Allah dari segala Firman-Nya.
      Jazakumullahu Khairan

    11. rio Says:

      brigitz, saran gw lebih baik elu pelajari dan ikuti dulu ajaran Yesus, seperti dilarang makan daging babi, sunat/khitan, masuk rumah ibadah dengan membuka alas kak/sepatu dan bersuci dengan air dll. gw kuatir elu malah belon pernah tau/ngebaca perintah Yesus tsb…kl udah baca, knp umat kalian gk ngejalanin ajarannya???malah sibuk putar balikin fakta agama kami…haha!!!!
      satu pesan gw, jgn pernah potong2 ayat kitab kami sebagai bahan kristenisasi, basi tau…hanya orang bodoh dan asal terima yg pecaya sm upaya kalian…Pak David Mandey dan Bu Irene Handono ud ngebuktiin kl gkada sama sekali kesalahan/kemunafikan dalam kitab kami seperti kalian fitnahkan..

    12. Abdullah Says:

      (brigitz
      yah untuk teman2 yan beragama kristiani wajar dong situs ini isinya menghasut agama lain (terutama kristiani) karena ini kan situs buat mereka yang agamanya muslim aja, so gak usah terbujuk oleh apapun, karena Pada akhir jaman Yesus lah (ISA) yang akan datang untuk menghakimi, klo gak percaya cari aja ayatnya di al-quran (bagi yang bisa baca alquran/klo gak ya kelaut aja),saya jamin pasti ada, klo gak ada berarti boong, ato perlu saya kasih tunjuk ayatnya????)

      Assalamualamanittabaul Huda (Keselamatanlah bagi siapa yang mengikuti petunjuk)

      Untuk saudara Brigitz,,, Benar apa yang anda katakan bahwa Yesus (Nabi Isa Alaihisallam) akan turun ke dunia. Namun perkataan itu bukan di terdpat di Al-qur’an tp terdapat di dalam Hadist Nabi Muhammad Salallahualaihi Wasallam, dan tidak hanya sampai disitu bunyi hadist tersebut berikut saya sampaikan :
      Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, Demi Zat yang jiwaku dalam kekuasaan-Nya, sudah hampir putra Maryam (Isa Almasih) akan turun di lingkungan kamu sekalian dan menjadi seorang pemegang pemerintahan yang adil. Ia akan mematahkan palang salib, membunuh babi dan melenyapkan perpajakan. Saat itu harta melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun yang suka menerimanya, sampai-sampai sekali bersujud menjadi lebih baik daripada dunia dan seisinya ini. (H.R. Abu Hurairah)

      Berikut Penjelasan Hadist di Atas :
      a. Pemerintahan di zaman Nabi Isa a.s. nanti ialah dengan menggunakan hukum syariat Islam dan ini akan dilaksanakan dengan penuh kejujuran dan keadilan.

      b. Palang salib semua akan dipatahkan. Ini mengandung pengertian bahwa Isa a.s. sendiri yang akan membuktikan kedustaan agama Kristen sebagaimana yang kita maklumi peraturan-peraturannya pada zaman sekarang ini dan sebagai penjelasan bahwa apa yang disangka oleh pemeluk agama tersebut tentang disalib atau dibunuhnya Isa a.s. adalah dusta semata-mata. Hal itu dibuat-buat oleh golongan kaum Nasrani sendiri.

      c Perpajakan akan dihapuskan sebab baik yang asalnya sudah memeluk agama Islam atau yang sebelumnya tergolong ahli kitab, semuanya telah masuk agama Islam. Jadi lenyaplah peraturan pajak, sebab kaum Muslimin tidak dikenakan pajak oleh negara Islam.

      d. Sebab kenapa harta melimpah ruah, ialah karena meratanya keadilan di saat itu, sehingga tidak seorang pun yang hidup dalam kekurangan, kemiskinan dan kesengsaraan.

      Jadiiiii,, kalo ingin menunjukkan sesuatu jangan sembarangan (jangan asal tebak) harus jelas darimana sumbernya, dan kalo mengambil dalil jangan setengah-setengah.

    13. jef Says:

      kita semua anak tuhan jgn saling menghina dan meremehkan satu dengan yang lain……..semua orang dihadapan tuhan itu sama nggak ada yang lebih…………tuhan itu maha pengasih,,,,sayang, cinta kepada siapa saja…………….dan kita pun tetap bersyukur karena kita hidup dalam perbedaan……dan perbedaan itulah berkat bagi umat manusia untuk saling mengerti, mengasihi, memahami,mengisi satu dengan yang lain bukan dengan cara yang seperti diatas. God bless you
      i am from east timor

    14. kanjeng wahyu Says:

      DI SINI KOK ADANYA HANYA PERDEBATAN YA ???
      NGGAK ADA KEDAMAIAN, ……
      IBLIS SEMAKIN SENANG PASTINYA….

    15. kanjeng wahyu Says:

      LEBIH BAIK KELUAR AJA DARI SITUS INI…
      SEKALI LAGI NGGA DAMAIIII,,,,

    16. tito Says:

      Firman Allah dalam AlQuran al karim (yang artinya):

      … Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. …
      (Al-Quran Al-Maidah 72;)

      hendaklah diri kita semuanya belajar mengenal al-haq dari Allah secara jujur jika kita memang menghendaki keselamatan di hari kiamat kelak ..
      seluruh kebenaran Allah pasti akan tersingkapkan di hadapan kita ..
      kenapa masih juga bimbang dan ragu ..?
      Allahu a’lam ..

    17. Jz Says:

      emm….
      mengasihi itu kan indahh..
      ya terserah sama orang membuat keputusan..
      yang penting bahagia dan dia tau apa yang dia perbuat…
      hiihii..
      apa pun God Bless you all..

      sembah la Tuhan ALLAH mu dengan segenap hati mu…

      :-)

    18. Ddn Says:

      Saya yaqin Islam itu Benar & Sempurna,
      Janji Allah bahwa Alqur’an akan tetap terpelihara kesuciannya terbukti sampai hari ini, pernyataan AlQur’an tentang ilmu pengetahuan tidak ada satu pun yang bertentangan dengan apa yang mereka temukan, silahkan buktikan sendiri, Sampai sekarang Alqur’an tidak pernah berubah, silahkan baca!

    19. alim Says:

      Alhamdulillah pak Abraham, selamat anda sudah diberi hidayah Allah SWT.
      Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada lebih banyak lagi umat kristen untuk memeluk agama Islam, termasuk kepada provokator sebagaimana komentator2 di atas.
      Bagi yang memeluk agama Islam, semoga Allah semakin menguatkan keimanan anda atas keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan, tidak ada Tuhan lain selain Allah, yang tidak memiliki anak, maupun diberanakkan.

    20. my mine Says:

      menurut saya nie yah!!!
      manusia diciptakan memiliki insting dan pikiran!!. saya yakin teman2 yg koment di situs ini adalah orang2 yg pinter sampai2 nadanya emosi…!.
      koment saya sederhana ja, agama adalah kepercayaan. percaya adalah bener2 pasrah dan yakin tanpa harus melihat (tahukan maksudnya).
      satu lagi saya yakin sebagian dr kalian yg koment belum tentu yakin masuk surga kan. ayooo jujur!!!
      truss saran saya teman2 baca kitab suci masing2 ja, truzz refleksikan ke kehidupanmu. ingat saran loh ya!!

    21. my mine Says:

      ingat saran loh ya!!
      truzz kalo uda merasa melakukan hal yg tertulis di kitab masing2,dan udah merasa benar sampaikan pada orang laen,dengan catatan ngk boleh memaksa kehendak loh ya!! kalo ngk mau ya uda jgn dipaksain.
      nah disitulah guna dr artikel diatas untuk menyampaikan dan mungkin untuk menguatkan iman sang pemeluk agama tsbt.
      tapi kalo saya biar orang berkata apa, selagi saya punya prinsip!!
      truzz terang saya belum melaksanakan apa yang tertulis di kitab saya.
      tapi aku percaya, aku Selamat. udah ya jangan kelahi truzz!!

    22. Sherly Says:

      Subhanallah… Wish you all the best, pak mandey!! be succes and be istiqomah!!Keep stay with the truth

    23. Zay Says:

      alhamdadulilah ad hidayah buat pak mandey. buat yang coment gampang aj. pelajari kitab dan isinya trus bandingkan antara injil dan Alquran tp jngan setengah2. kalo kamu berpikir pasti dapat jawabannya! mana yang benar antara ajarab islam dan Nasrani. sekali lagi belajar jngan setengah2 cari kebenaran itu sampe dapat. baru ngoce panjang lebar… met mencoba

    24. antimurtad Says:

      biarlah khilafah tegak
      dan akan memberangus umatnya Paul gateli us

    25. iwan Says:

      QS. al-Baqarah (2) : 256
      Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

      QS. Ali Imran (3) : 20
      Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka Katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

      QS. Ali Imran (3) : 19
      Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.

      QS. Ali Imran (3) : 85
      Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

    26. karib Says:

      Sebenarnya untuk menguji kebenaran agama Islam cukup mudah :
      1. Nabi Muhammad, adalah nabi yang terakhir.
      Apakah setelah nabi Muhammad ada nabi lainnya ? beberapa manusia memang ada yang sering mengklaim dirinya nabi, tetapi apakah mereka berhasil mendapatkan penganut milyaran orang spt Nabi Muhammad. Jawabannya krn Nabi Muhammad adalah utusan Allah dan mendapatkan ridhoNya untuk mensyiarkan agama islam. Beliau hanya perlu waktu 22 tahun, sedangkan pengikutnya adalah milyaran orang.

      2. Nabi Muhammad membawa wahyu kitab Alqur’an, dimana didalam alqur’an membenarkan adanya kitab suci Injil (Nabi Isa), Taurat (Nabi Musa) , Zabur (nabi Dawud). Di samping itu alquran juga menerangkan kisah nabi-nabi yang hidup puluhan ribuan tahun sebelumnya. Pertanyaannya, Nabi Muhammad belajar darimana?
      1. Syetan/Iblis? Gak mungkin, krn Islam jelas2 dalam ajaran yang di bawa oleh Nabi Muhammad, meminta perlindungan kepada Allah dari godaan Iblis yang terkutuk.
      2. Orang Arab? Gak mungkin, kaum Quraish arab yang waktu itu menyembah berhala, adalah selalu memusuhi nabi siang dan malam dan berusaha membunuhnya.
      3. Denger radio ? Mana ada Radio di jama tahun silam.
      4. Buku ? Mana ada buku di jaman ribuan tahun silam.
      5. Internet ? Mana ada di jaman ribuan tahun silam.

      3. Jika Muhammad bukan Nabi, maka akan mudah terbunuh oleh manusia..lihat sahabat2 Nabi : Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali.. semua meninggalnya dibunuh oleh orang2 munafik.

      QS. al-Isra’ (17) : 15
      Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak mengazab sebelum Kami mengutus seorang Rasul.

    27. alan Says:

      karib aku tabik dgn ko..alhamdullilah..dan jg aku hidayah dari Nya(Allah S.W.T)

    28. Muhibbuddin Ahmed Says:

      saudara Brigitz… menafsirkan Quran berbeda dgn menafsirkan injil yg bisa bgitu saja ditafsirkan, ktika menafsirkan Quran kondisi spiritual harus mengikuti tdk bisa hanya menggunakan logika… dan setiap ayat Quran saling berkaitan tdk terpisah yg satu dgn lainnya…

    29. ilyas Says:

      yang pasti, injil itu sudah diubah oleh para pendeta, wahai para misionaris! lihat saja cetakan demi cetakan, pasti ada “revisi”.
      siapa yang mengubah? tentu tangan2 manusia. Nah kalo kitabnya saja telah diubah (walaupun dalam al quran tentu telah dijelaskan bahwa ahlulkitab sendiri yang mengubahnya) trus kebenaran kristen/ trinitas diambil dari mana?
      adakah di injil jaminan bahwa kitabnya akan terjaga? tidak! akan tetapi di Islam ada, baca saja surat al-hijr.
      Trus keyakinan-2 kalian diambil dari mana? tentu dari paulus2 itu.
      Adapun alquran, terjaga dan tidak ada pertentangan, bukalah injil, ada di situ kata nabi ‘isa:
      “Enyahlah engkau wahai iblis, telah tersurat, sembahlah Allah tuhanmu saja”.
      Nah itu perintah nabi ‘Isa, sama dengan surat al-maidah, lihat ayat2 terakhir.
      Berarti tentang trinitas itu bukan dari nabi ‘isa.

    30. ilyas Says:

      oh ya ktinggalan, untuk abraham, sebenarnya abraham itu dari Ibrahim, David itu Daud, jadi Ibrahim Daud.
      Tapi gak masalah,namamu juga sudah bagus. salam untuk para pembaca.

    31. SE Siahaan Says:

      Apa yang daging adalah daging, apa yang roh adalah roh! David terjerumus dalam peri kedagingan, sisi yang tidak kekal. Sebelum selesai membaca tuntas kesaksiannya saya sudah syak inti persoalan dengan isterinya dan penyangkalan selanjutnya adalah perwira KOWAD itu. Kalau sudah menyangkut perempuan memang seorang lelaki sepertinya terampas waktu yang mestinya milik keluarganya.

    32. soeloeng Says:

      Subhanallah….
      Bila Allah SWT berkehendak, kepada siapa pun yang dia mau, pintu HIDAYAH akan dibukaNya lebar-lebar tanpa satu penghalang… walau JABATAN DUNIA ikut HILANG! tp Allah akan ganti dengan yg TERBAIK….. ‘inilah yg disebut dlm Al-Qur’an bhw “Selamat dan kebahagiaan (dunia & Akherat) bagi orang2 yg berfikir!”

      Salam buat P’ Ahmad Dzulkifli Mandey & Keluarga
      s’mg Hidayah Allah terbuka pula buat putri bpk… Amiin

      Wassalamu’alaikum.

    33. Baskoro Says:

      Islam adalah Agama yg Cinta Damai……….
      Islam adalah Agama yg memiliki sifat toleransi yg tinggi…..

      Mendekati hari kiamat nanti Nabi Isa al-Masih akan turun kembali ke bumi dengan misi utama untuk meluruskan presepsi orang2 yg telah mengatakan bahwa Isa al-Masih adalah tuhan, karena Nabi Isa sendiri tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah tuhan,melainkan Isa al-masih adalah hamba dan utusan Allah SWT. itulah sebab kenapa nabi Isa diturunkan kembali oleh ALLAH SWT ke bumi.
      Islam adalah rahmat bagi semesta alam !!
      Semoga kita semua selalu mendapat hidayah dari Allah SWT.

    34. ariady Says:

      semoga pak Maedy tertarik pada ajaran yang disampaikan bukan yang megajarinya yang kini jadi pendampingnya Alah Maha Besar.

    35. noor Says:

      rahmat Allah datang dari hati nurani bukan dari orang lain atau media.

    36. yohanes Says:

      kaliyan sotau cuma agama keturunan
      so pinter apa kaliyan semua akan masuk surga
      saling menghujat satu sama lain
      mending kaliyan ikuti hati nurani kaliyan
      masing masing……..
      kita lihan nanti di akhir jaman
      siyapa yg masuk surga
      aku aja ae orang nasarani enga tau masuk surga..
      cantonya kt seorg manusia biyasa hari ini aku berbua baik
      besok nya aku membunu terus aku lari dari polisi
      kemudiya saya kecelekaan padahal saya paling banyak ber
      buat baik tahun demi tahu..apa saya masuk suga to pasti masik neraka…
      itu sebua conto kedalam diri saya….gbu..

    37. kang faat Says:

      islam tidak mengajarkan kekerasan, tapi mengajarkan kasih sayang kepada semua Makhluk yang ada di bumi ini.
      jika ada kekerasan dalam islam, berarti pemahaman tentang Islam kurang. sekian aja.

    38. made by God Says:

      salam semua..

      cm mau nanya peryataan yg sebelum nya..
      dikatakan bahwa syahbani Isa Al Masih putra maryam akan turun kembali/datang kembali untuk yang kedua kali nya untuk “menjadi hakim yang adil dan mengadili seadil-adil nya”.
      bener gitu kan tadi pernyataan nya?
      bukan kah hanya Tuhan yang boleh/mampu menjadi hakim yang adil dan mengadili seadil-adil nya?
      ga ada satu manusia pun yang dapat bersikap adil seadil-adil nya bukan?

      saya cuma menyarankan tugas manusia bukan untuk menghakimi.. jalanin aja kepercayaan kita masing2 buat apa merasa paling benar..
      Tuhan itu TIDAK TERBATAS jadi mana mungkin kita bisa menilai atau memprediksikan Tuhan dengan otak kita yang TERBATAS?

      God bless abundantly :)

    39. love_lyon Says:

      Alhamdulillah pak mandey masuk muslim

      Tp bagi umat2 muslim dan kristen masing2 aja.. Ga usah menghujat 1sama lain
      Gmn hati kita milih agama apa? Toh ga ngerugiin kita kan? Asal jgn ngejelek2in agama org aja. Itu sama aja temennya setan :)
      Masing2 aja dan ntar lihat agama apa yg memang benar2 akan menyelamatkan kita :) jgn saling berantem ah :) udh mau kiamat masih aja berantem :))

    40. gw Says:

      masa tuhan kg malu sih disalib pake kolor doangan !!

    41. ayub Says:

      yaaaa begitu dehhhhh>>>>>

    42. nisa amalia Says:

      Alhamdullilah…..

    43. caramembuat19l Says:

      kebenaran akan selalu terungkap, hanya orang yang tidak berpikir saja yang akan tertipu

    44. Akhyari Says:

      # brigitz Nabi Isa AS turun ke dunia untuk membenarkan ajaran nAbi Muhammad SAW dan menghukum orng yang tidak mengikuti ajaran Nabi Muhammad tolong di cermati itu

    45. nurhidajat Says:

      Subhanaallah
      Untuk saudara Muslim K, mohon gunakan bahasa yg santun
      sbg mana dicontohkan Rosulullah, agar orang tdk salah menyangka
      kita sbg orang Kasar Dan bodoh. Kisah pak David ini sdh cukup
      heboh bg kaum Kristian, mereka pasti bereaksi demikian maka
      biarkanlah mereka berpikir, orang yg masuk Islam adalah orang2
      intelek berpendidikan sedangkan yg murtad . . . . .?

    46. sultan ali Says:

      LAKUM DII NUKUM WALIYADIN

    47. mdn saleh Says:

      Laa iqroha fiddiin
      Lakum dii hukum waliyadiin

    48. Nada Says:

      Dalam berbagai buku sejarah dunia yang pernah kami baca, ternyata sifat toleransi ummat islam terhadap ummat nasrani/ummat lainnya sangat baik & mengagumkan.
      berbeda dengan perlakuan/toleransi ummat nasrani terhadap ummat Islam, mereka (non muslim) bersikap sewenang-wenang, dan memaksa ummat islam agar mengikuti mereka, bahkan ga tanggung2 mereka menggunakan kekerasan.
      silahkan anda baca buku-buku sejarah.

    Tinggalkan Ulasan Anda