close button

Nabi ‘Isa Islam VS Nabi ‘Isa Kristian (a.k.a. Tuhan Yesus)

Di dalam dunia ini ada dua jenis ‘Isa, iaitu:

(a) ‘Isa versi Islam
(b) ‘Isa versi Kristian

‘Isa versi Islam merupakan seorang manusia 100%. Baginda hanya merupakan seorang nabi. Baginda tidak dibunuh dan disalib. Al-Quran telah menjelaskan hal ini dengan nyata:

“Dan kerana ucapan mereka : ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, ‘Isa anak Maryam, Rasul Allah’, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya…” ( Surah An-Nissa: 157)

‘Isa versi Kristian adalah manusia/tuhan Yesus yang telah mati dibunuh oleh orang-orang Yahudi. Kitab Injil ada memberitakan hal ini:

“Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa ia telah mati….” (Yohanes 19:33)

“Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya. Dan Yusuf pun mengambil mayat itu….”(Matius 27:58-59)

Lantaran terdapat dua versi Nabi ‘Isa dalam dunia ini, maka umat Islam perlulah mengetahui siapakah yang akan hadir pada akhir zaman ini, sama ada ‘Isa versi Islam atau ‘Isa versi Kristian?

Soalan: Menurut Islam siapakah Nabi ‘Isa yang akan hadir di akhir zaman nanti?

Jawapan: Pertama sekali, kita perlu faham bahawa Al-Quran telah mengajar kita bahawa

1. Allah adalah Tuhan semesta alam (Surah Al-Fatihah, ayat 1)

2. Allah itu tunggal, bukannya tritunggal/triniti (Surah Al-Ikhlas, ayat 1)

3. Allah tidak beranak atau diperanakkan (Surah Al-Ikhlas, ayat 3)

4. Tiada satu pun yang menyerupai-Nya (Surah Al-Ikhlas, ayat 4)

Kedua, kita perlu memahami pengakuan Nabi ‘Isa di dalam Al-Qur’an bahawa baginda bukanlah Tuhan Allah:

“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: Hai ‘Isa putera Maryam, adakah kam mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?’. ‘Isa menjawab: ‘Maha Suci Engkau (ya Allah), tidaklah patut bagiku mengatakan sesuatu yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku katakan demikian, maka tentu Engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada dalam diriku dan aku tiada mengetahui apa yang ada pada diri (Zat) Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui segala perkara yang ghaib.'” (Surah Al-Maidah: 116)

“Aku [‘Isa Al-Masih] tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku, iaitu: Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu dan aku menjadi saksi atas mereka, selama aku hidup bersama mereka, Tatkala Engkau mewafatkanku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau menjadi saksi atas tiap-tiap sesuatu.” (Surah Al-Maidah: 117)

Jadi siapakah Nabi ‘Isa yang akan muncul di akhir zaman menurut Al-Quran dan Al-Hadis? Sudah tentu Nabi ‘Isa versi Islam, Rasul Allah, manusia 100% dan bukannya tuhan, kehadirannya adalah untuk membersihkan dirinya daripada dipertuhankan oleh orang-orang kafir. Inilah yang dimaksudkan dalam Al-Quran yang berbunyi:

“Ingatlah ketika Allah berkata: ‘Ya ‘Isa, sesungguhnya Aku mengangkat engkau dan meninggikan (derajat) engkau kepada-Ku dan menyucikan engkau dari orang-orang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikut engkau di atas dari mereka yang kafir, sampai hari kiamat….'” (sebahagian dari terjemahan Surah Ali-Imran:55)

Soalan: Adakah ayat ini menunjukkan orang Kristan sekarang ini di atas orang yang kafir kerana mereka adalah pengikut Nabi ‘Isa versi Kristian?

Jawapan: Sila perhatikan ganti nama Nabi ‘Isa ditulis dalam huruf kecil yang bermakna dia manusia. Dan perlu anda ketahui bahawa kaum Kristian tidak menulis terjemahan ayat itu hingga tamat bacaan kerana takut pendustaan mereka terbongkar. Akhir ayat itu menegaskan bahawa pada akhirnya Nabi ‘Isa dan sekalian manusia akan kembali kepada Allah , dan Allah-lah yang akan menjadi Hakim di Hari Kiamat. Hujung ayat itu berbunyi:

“‘…Kemudian tempat kembalimu hanyalah kepada-Ku, lalu Aku hukum antara kamu tentang apa-apa yang kamu perselisihkan.'”. (Surah Ali Imran :55)

Soalan: Sila jelaskan lebih lanjut mengenai persoalan Nabi ‘Isa versi Islam yang dinyatakan di dalam Surah Ali Imran?

Jawapan: Allah mengajar Nabi Muhammad dan umat manusia mengenai kejadian Nabi ‘Isa di dalam Surah Ali Imran yang berbunyi:

“Demikianlah Kami bacakan kepada engkau (ya Muhammad) beberapa ayat dan Kitab yang hakim (berisi hikmah)” (Surah Ali Imran: 58)

“Sesungguhnya umpama (kejadian) Isa disisi Allah, seperti (kejadian) Adam, Allah jadikan dia dari tanah, kemudian Allah berkata kepadanya: ‘Jadilah engkau’, maka jadilah ia”. (Surah Ali Imran: 59)

Soalan: Jadi itu bermakna hadis-hadis Nabi Muhammad dan syarahan ulama-ulama Islam adalah merujuk kepada Nabi ‘Isa versi Islam?

Jawapan: Benar, sudah tentulah ia merujuk kepada Nabi ‘Isa versi Islam

Soalan: Bagaimanakah dengan hujah-hujah kaum Kristian yang berlandaskan kitab Injil?

Jawapan: Kita tidak perlu khuatir dan menyusahkan fikiran kita dengan memikirkan hujah-hujah dari kitab Injil kerana kitab Injil telah dibuktikan korup, menyeleweng, hilang keaslian dan bercampur antara ayat yang haq dan ayat yang batil. Buktinya kaum Kristian tidak berpuas hati dengan hanya menyelewengkan kitab Injil dan cuba pula hendak menyelewengkan kitab suci Al-Quran. Contohnya dalam kes ayat 55, Surah Ali Imran tadi.

Kesimpulan: Al-Quran, Al-Hadis dan ijma’ ulama Islam tidak pernah bersetuju bahawa Nabi Isa yang diceritakan dalam al-Quran merupakan Yesus Kristus, tuhan orang Kristian. Perlakuan orang Kristian memalsukan ayat Al-Quran yang tersebut di atas untuk tujuan menghalalkan ajaran agama mereka ini tidak ubah seperti meletakkan tanda halal pada makanan yang tidak halal bagi umat Islam. Contohnya kejadian penggunaan enzim lemak khinzir di dalam produk Ajinomoto keluaran Indonesia. Di luar kulit mereka gunakan simbol Islam iaitu halal tetapi hakikatnya produk itu telah tercemar!

Firman Allah :

“Segolongan di antara orang-orang Ahli Kitab bercita-cita hendak menyesatkan kamu, dan tiadalah mereka menyesatkan (orang lain), hanya diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak menyedarinya.” (Surah Ali-Imran: 69)

27 May

404 Ulasan untuk artikel “Nabi ‘Isa Islam VS Nabi ‘Isa Kristian (a.k.a. Tuhan Yesus)”

  1. layungwangi Says:

    Maap mohon ijin.injil yg di pakai skarang sudah di rubah .oleh tangan yang tak br tanggung jawb.klo injil yg asli trbuat dari kulit hewan dan tulisannya tinta emas dan berbahasa aramik sebagai mana bahasa yg di pakai se masa jmn nabi isa.dan isa mengakuiakan kehadiran kitab all.quran dn nabi muhamad saw dan isa tdak petnah di salib yg di sali muridnya isa yg ber hiant mkiisa rosul ALLAH SWT bukan tuhan makanya di dalm injil juga hurpnya kecil semua itu menandakan bahwa isa manusia biasa tidak patut untuk di sembah .isa hanya mentmpaikan printah ALLAH SWT Kepda umatnya berbuat baik dan melaksanakn sholat tunaikan zakat

  2. esa ketuhanan Says:

    salam damai

    wahai semua anak adam, agama tidaklah membuat perbedaan. agama tercipta atas dasar ketuhanan untuk membuat manusia semua kembali kejalan yang benar, lurus, dan mengerti serta memahami bahwa semua ini tercipta oleh sang maha kuasa.
    permasalan yang sekarang sering terjadi adalah :
    1. ketuhanan seperti apa yang kita rasakan.
    2. Apakah manusia merasa dirinya benar sedangkan kodrat manusia adalah tempatny salah.
    3. kenapa kalian tidak merenung dan berfikir apa yang seharusnya dilakukan untuk agama.
    4. seluruh makhluk dibumi ini diciptakan pasti ada sesuatu rahasia tuhan.
    5. janganlah menganggap bahwa diri ini yang paling mulia dan benar..

    pertama-tama saya ingin menyanmpaikan bahwa diri saya belum tentu benar, dan lebih baik dr kalian di mata sang pencipta.

    saya belajar bukan hanya di islam saja, saja juga belajar dan mempelajari kristen.
    jika kalian pernah mendengar bahwa jaman dahulu kristen dan islam jaraknya hanya 1 garis saja.
    tetapi sekarang yang saya rasakan jaraknya seperti langit dan bumi.
    islam dan kristen penuh dengan kebencian, rasa sombong, dan merasa bahwa yang paling benar.

    saya ingin menyampaikan bahwa trilogi ketuhanan kristen sangatlah lemah..
    1. Isa itu adalah anak tuhan karena prosesny yang membuat dia menyebut dirinya anak tuhan. ( dia merasa allah yang menciptakanya, isa allah bapaknya. makanya terjadi sebutan bapa ( tuhan yang maha esa.)
    2. roh qudus ( didlam alquran roh qudus di sebutkan, “Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebahagian (dari) mereka atas sebahagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa darjat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, nescaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. (Surah Al Baqarah ayat 253
    3. Isa nabi pembawa pesan kepada kaum bani israil.( taukah bahwa nabi isa hanya mensiarkan agama dan petunjuk bagi bangsanya saja. dan 12 sahabat isa mengetahui bahwa akan datang nabi dan rasul setelah nabi isa.

    Kesimpulanya :

    islam dan kristen sudah diprofokasi,,
    saya hanya ingin menjelaskan bahwa islam sekarang ini dibuat oleh sekelompok orang seolah2 agama yang jelek, arogansi,
    brutal, miskin, tidak berpendidikan, jahat, korupsi, dan lain sebagainy..

    yang saya sayangkan adalah beberapa orang yang mengiyakan bahwa islam seperti itu.
    dan saya sayangkan orang islam yang membuat islam seperti itu.

    banyak sekali dikarenakan image islam yang jelek orang sudah tidak mau melihat lebih dalam.
    tidak mau dikarenakan takut dikucilkan oleh orang sekitar, oleh keluarga yang bukan islam.

    saya hanya mengiginkan bahwa kita semua wajib memperbaiki diri kita.
    memperbaiki hubungan kita sesama dan ketuhanan.

    tidak ada seorangpun yang menyakini dan berhak menyatakan dirinya benar dan pantas masuk surga.

    mari kita semua belajar dan memahani konsep serta melihat apakah keyakinin kita sudah mantap dan tidak ada keraguan didlamnya..

    mari sama3 belajar untuk mendapatkan kebahagian di dunia dan di akhirat.