close button

Bekas Pelayan Tuhan Yesus Masuk Islam

Kategori: Kesaksian

(Paulus F. Tengker – Rachmat Hidayat)

Islam Inside

Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama saya Paulus F. Tengker, saya dilahirkan dalam tradisi keluarga penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta Gereja Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang penginjil Nehemia terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama & direncanakan papa untuk menjadi penerus tradisi keluarga, menjadi Gembala Tuhan. Itulah sebabnya setamat SMA saya melanjutkan kuliah ke sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan Jl. Arjuno – Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke Manado, juga merupakan salah satu kota dengan umat Kristiani yang terkemuka, banyak Gereja megah berdiri ditengah kota & pekabaran gembira Cinta Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik.

Selama kuliah saya juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya bekerja sebagai penyusun kisah kesaksian dari hamba-hamba Islam yang bertobat masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu adalah orang dari desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan sepertinya sakit jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, maka saya harus menuliskan kisah kesaksian yang hebat untuk mereka. Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: “Hamba Tuhan yang kembali, mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen” dsb. Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna sekali, bahkan hampir tak bercela, saya ahli mengutip Al-Qur’an dan Hadis, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari mulai sekolah Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan untuk membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu dan foto-foto palsu, untuk memberi kesan bahwa mereka itu dulunya benar-benar bekas tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan. Bahkan saya juga mengajari mereka membaca Al-Qur’an yang akan dipakai untuk menohok orang-orang Islam yang sedang kami injili dan berusaha membantah kami. Beberapa kisah kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya merupakan hasil karangan saya. Memang betul orang Islam yang murtad itu ada, tetapi mereka tidaklah sehebat kisah kesaksiannya, jika disebut mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, gelandangan, bekas pecandu Narkoba, wanita nakal & para preman tak beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi berbudaya animisme di desa-desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar). Bahkan saya sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata seumur-hidupnya hampir tak pernah shalat dan mengetahui ajaran Islam yang paling dasar. Tapi kami harus melaporkan keberhasilan ini dengan cara yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka kami rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat dancanggih. Tentu para domba di Gereja akan senang kalau mendengar mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang bersangkutan sebenarnya Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya.

Saya jalani terus pekerjaan ini hingga tamat kuliah dan akhirnya saya dinobatkan sebagai pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka tugas ini tetap dipertahankan. Saya juga rajin membeli tafsir Al-Qur’an, Hadis dan buku-buku Islam untuk mencari kelemahan- kelemahannya, Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan kerjaan saya. Saya menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling menghargai sebagai kelemahan Islam yang paling utama dalam pandangan Kristen. Bahkan saya juga pernah berpura-pura belajar mengaji dan mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru Ngaji ke rumah dinas saya, saya belajar mengaji hingga 1 tahun lebih dan Ustad itu tak pernah menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya seorang Kristen. Berkat pengajaran dia itu saya bahkan bisa mengaji dan hal ini ternyata berguna sekali untuk saya sekarang ini, ketika kali ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam. Saya pun secara part time terkadang ikut misi penginjilan malam yang bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Kami mendatangi tempat-tempat keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami wartakan injil kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal dan kaum gay. Yang kami target untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks independent, para pengunjung diskotek dan kafe yang menyambi, baik itu gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum gay. Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan yang teliti, tidak sembarangan orang kami target, biasanya kami telah mengawasi mereka selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan. Para penginjil yang aktif disini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi memimpin kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja rusak di mata umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil di tempat keremangan malam tersebut. Juga para penginjil itu tidak mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya pengunjung diskotik & kafe. Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di Malam Hari juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab inilah cara termudah menjerumuskan seorang umat beragama lain dalam kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkulpun, kami sudah berhasil merusak sebagian dari generasi muda Islam yang sering ke diskotik atau kafe. Mungkin para pembaca posting ini sudah membaca artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di harian Kompas edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, di sana diceritakan dengan gamblang betapa penyebaran dan mafia narkoba sudah menyebar sangat pesat di Jakarta dan sulit diberantas. Betapa aparat kepolisian, TNI, pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung dan mafianya bekerja sama begitu rapi. Tapi ada yang kurang dari cerita itu dan ini sangat sulit mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & sindikat narkoba! Berbeda dengan para mafia dan Bandar yang ingin mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk menjaring domba Kristus baru dan menyesatkan generasi muda Islam! Jujur saja, kisah kesaksian bahwa para gembala Tuhanpun banyak yang memakai narkoba untuk menunjang performance mereka itu benar adanya. Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa tampil percaya diri dan kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah kondisi dimana kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!

Kisah Kesaksian yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, saya pun tahu persis karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, sayalah yang memasok kebutuhan mereka, saya kenal banyak dengan para Bandar Besar Narkoba di Surabaya. Bahkan beberapa Bandar Besar itu adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang melebihi nilai persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk penginjilan, mereka juga menjual Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja untuk memasok kebutuhan para Gembala yang membutuhkan dan untuk diedarkan guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang memakai ecstasy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu Gembala Tuhan dari luar kota. Kami pun biasa ketemu dan ngobrol-ngobrol di beberapa pub malam terkenal yang pasti dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke Surabaya. Kita punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal seperti; KAM Jusuf Roni (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang dan Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut. Kami bahkan pernah melakukan pembaptisan beberapa pekerja seks di private room salah satu pub terkenal itu sambil tripping! Setelah itu kami “dating” dengan mereka, “mandi suci bersama” istilahnya. Kalau masalah skandal seks antara jemaat dan pendeta atau penyanyi Gereja dan Gembalanya, saya tak tahu persis, tapi yang saya tahu memang sewaktu menemani para Gembala Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka diantaranya ditemani beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta diurapi secara khusus.

Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba baru yang kebanyakan berasal dari pedesaan dan para pekerja malam. Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami sortir bahwa ajaran Islam itu mengakui ketuhanan Yesus misalnya. Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang penampilan mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai mereka tidak hapal kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng ke kisah nyata mereka sendiri, yang kalau ketahuan bisa berakibat fatal bagi Gereja. Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk berpura-pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-pura disembuhkan para pengkhotbah & jemaatpun akan histeris dan percaya itu mukjizat. Kami pun harus menyiapkan upacara pemanggilan Roh Kudus di tempat-tempat keramat dan angker di Surabaya sebelum acara penyembuhan Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang diluar kendali dan skenario betul-betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang luar biasa, lain kali saja?! Biasanya para penginjil malamlah yang bertugas untuk menahan orang- orang yang diluar skrenario acara, kami tidak pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus kendali komando kami. Memang pengakuan 4 orang mantan Gembala itu terdengar spektakuler dan sulit dipercayai, tetapi saya beritahukan kepada anda semua: SEMUA PENGAKUAN MEREKA ITU JUJUR & BENAR ADANYA, SEMUA PRAKTEK TERCELA ITU MEMANG DIJALANKAN TERUTAMA OLEH: GEREJA BETHEL; GEREJA BETHANY; GEREJA NEHEMIA; GEREJA SIDANG JEMAAT PANTEKOSTA; GEREJA ABDIEL. Bagi umat Kristiani atau para Gembala dan pelayan Tuhan pun yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut dan sulit mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali lagi: SEMUA ITU BENAR-BENAR TERJADI! Selain 4 mantan gemabala itu, sayalah juga saksi hidup lainnya.

Mengapa saya masuk Islam? Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya baca, karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati dan sampai tuntas, saya hanya mencari point tertentu saja. Saya masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi dengan orang Islam, karena saya selalu menganggap dan diajarkan oleh Gereja bahwa orang-orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat dan penuh dosa. Ajaran Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat dan umatnya kalau tidak kita hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam benak saya sejak kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui ajaran kebencian kepada ajaran Islam dan umatnya ini merupakan pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah minggu dan jika kita akan menjadi berminat menjadi penginjil atau Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin diperdalam kembali. Saya akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar biasa dan beberapa kejadian dikeesokan harinya, yang akhirnya merubah jalan hidup saya menuju kebenaran sejati.

Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum’at tanggal 11 Januari 2001, saya bermimpi sedang berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus di suatu gereja yang sangat megah, lalu datanglah Tuhan Yesus menemui saya, dengan senyuman-Nya yang agung. Saya bahagia sekali, ini adalah mukjizat bagi saya! Saya pun lalu memandangi Tuhan Yesus dari ujung kaki hingga ujung rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung dibanding foto dan gambar Tuhan Yesus yang saya miliki. Tetapi sesaat kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab Palestina mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: “Kalian ini siapa?” Saya menjawab: “Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!” Dia bertanya lagi : “Mana Tuhannya?” Tuhan Yesus menyela : “Akulah Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia dan Dunia! Siapakah engkau wahai pria asing?” Pria Yahudi itu berkata: “Akulah ‘Isa Al-Masih dan engkau bukanlah diriku!” Saya menyela: “Wahai engkau orang Yahudi ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu di hadapan Tuhanku!” Pria Yahudi itu berkata : “Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!” Tuhan Yesus berkata : “Engkau akan kujadikan domba hina karena telah menghina Tuhanmu!” Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata dan sungguh ajaib! Dari tangannya keluar mukjizat sinar api dan dia menyemburkannya kepada pria Yahudi itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa karena berani menghina Tuhan Yesus! Keajaiban kedua pun terjadi, pria Yahudi yang mengaku sebagai ‘Isa Al-Masih itu tak kurang apa pun dan dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada Tuhan Yesus, lalu Tuhan Yesus menjerit kesakitan dan wujudnya tiba-tiba berubah! Kedua telinganya memanjang, dari mulutnya keluar gigi taring dan dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnyapun berubah mengerikan! Lalu salah satu tangannya mendadak memegang sebuah tombak seperti garpu…TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI INI BERUBAH MENJADI IBLIS!!! Sementara pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa orang Israel, Tuhan Yesus yang telah berubah wujud menjadi Iblis itu lalu lari terbirit-birit! Kemudian ada kejadian ajaib lainnya terjadi, gereja megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, lalu berganti dengan pemandangan seperti disebuah padang pasir yang sangat tandus. Saya yang kaget dan tak percaya melihat kejadian ini lalu dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini: “Siapakah engkau sebenarnya?” Pria itu menjawab : “Akulah ‘Isa Al-Masih, hamba Allah, Rasul-Nya yang ke-24, yang oleh engkau berserta umat-umat lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus”. Saya berkata : “Bukankah engkau telah mati di kayu salib dan telah berkorban demi menebus dosa umat manusia?” Nabi ‘Isa Al-Masih menjawab: “Bukan seperti itu kejadiannya, engkau telah diperdaya oleh Iblis dan para pengikutnya yang telah berusaha mencelakakanku tadi dan sekarang dia telah terlihat wujud aslinya”.. Saya berkata : “Maksud tuan, Iblis tadi itu…jadi selama ini…” Nabi ‘Isa Al-Masih menukas : “Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran Ilahi sejati?” Saya menjawab : “Jika itu ada saya bersedia…” Nabi ‘Isa Al-Masih menjawab : “Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?” Saya menjawab : “..emmmmm” (tak bisa berkata-kata) Nabi ‘Isa Al-Masih berkata : “Ketahuilah akulah Nabi ‘Isa Al-Masih sebagaimana yang telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali ke muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku. Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika engkau ingin menemukan kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah memiliki catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan pikiran dan hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan orang-orang yang diilhami Iblis dan para pengikutnya. Kalau engkau mau mencari kebenaran, engkau akan menemukannya di suatu tempat, tepat esok hari dimana kamu ditempat itu mendapatkan suatu kesulitan!” Lalu pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi ‘Isa Al-Masih itu mengucap salamnya orang Islam, kemudian pergi.

Saya pun lalu terbangun, hari telah pagi, saya merenung mimpi apa itu tadi? Kesulitan apa yang akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini hari Jum’at tanggal 12 Januari 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau Malam Jum’at pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu barangkali. Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-tiba saja saya merasa menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah saya baca…betapa pikiran saya telah dibukakan tapi saya belum yakin betul. Ketika perjalanan menuju kantor saya di sekretariat Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di kawasan Jl. HR Muhammad – Jl. Mayjend Sungkono, Surabaya, sayapun kaget, kok bisa-bisanya mogok di depan sebuah Mesjid yang saya benci? Jangan-jangan mimpi itu betul?! Akh saya pikir ini cuma kebetulan saja jangan percaya takhayul! Namanya mogok itu bisa terjadi kapan saja pikir saya, belum hilang kaget saya, tiba- tiba ada seorang pria menghardik saya dan meminta dengan kasar dompet dan HP saya! Saya kaget, panik campur takut, lalu saya berlari ke arah masjid & masuk ke sana, minta tolong sama orang-orang di situ. Orang yang mau menodong sayapun lalu berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 11.30, mendekati jamnya shalat Jum’at, saya perhatikan sekitar saya…orang-orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum’at..saya ini ada di mesjid…mimpi saya…pesan orang Yahudi yang mengaku sebagai Nabi ‘Isa Al-Masih dalam mimpi itu….saya bingung lalu saya tak sadarkan diri…. Ketika tersadar..saya berada di sebuah ruangan mesjid rupanya dan ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan saya tadi itu pingsan. Saya lalu berdiri, tiba-tiba hati ini ingin menangis…menjerit “Ya Tuhan! Engkau telah menunjukkan jalan bagiku!” Pak Tua itu kaget dan bertanya: “ada apa nak?”, lalu saya ceritakan semua mimpi saya tadi malam dan kejadian yang saya alami, juga siapa saya danapa pekerjaan saya..serta perbuatan- perbuatan saya dalam usaha memerangi dan memperdaya agama Islam beserta umatnya. Bapak Tua itu berkata: “Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu, boleh percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang baik….sekarang kamu teruskan perjalanan atau pulang”

Sayapun lalu pulang, menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak enak badan, jadi nggak masuk kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 16.00 sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya melihat ada pengajian, Pak Tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri masuk dan berkata: “pak tolong yakinkan saya….saya ingin mengetahui tentang agama Islam sebenarnya!”. Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi panjang lebar hingga malam hari, saya lalu pamitan pulang dan menyatakan pada pak tua bahwa diskusi ini belum selesai dan akan kami sambung esok pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap pagi sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi saya mampir ke mesjid tersebut dan kami berdiskusi Islam – Kristen. Akhirnya setelah yakin dengan seyakin-yakinnya, setelah mendapat penjelasan panjang lebar dari Pak Tua, dimana setiap penjelasan balik dari saya yang sangat Ilahiah dan Alkitabiah menurut saya, ternyata dinyatakan tidak berargumen dan berdasar oleh Pak Tua dan beberapa jemaatnya yang ikut hadir dalam diskusi pagi kami, terutama setelah saya mengetahui bahwa Pak Tua ternyata fasih dan hapal beberapa bagian dari Alkitab, mengetahui sejarah Gereja dan penulisan Alkitab, yang beliau tunjukkan dengan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut beliau pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan dibuku-buku para misionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali dengan dokumen yang ada di Gereja sekarang yang pernah saya pelajari. Saya jadi ragu dan bimbang, kenapa literatur agama yang dianggap sakral oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun? Terlebih setelah Pak Tua menunjukkan dan memperbandingkan versi Alkitab cetakan tahun 1960-an dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan tahun 1990-an), yang mana diterbitkan oleh Lembaga yang sama, kok bisa memiliki perbedaan dan revisi di sana-sini tanpa penjelasan di edisi baru bahwa telah dilakukan revisi? Yang mana revisi itu ternyata bukan sekedar perubahan EYD atau tatabahasa saja, akan tetapi juga merubah makna dan arti ayat Alkitab itu sendiri? Akhirnya saya yakin bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan dan merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup dan penggenap itu. Yang menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata juga menghargai dan menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama terdahulu dan kitab-kitab sucinya. Persamaan kisah dan sejarah agama dalam Alkitab dan Al-Qur’an, yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-Qur’an, dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang itu dijelaskan dengan baik dimana menyimpangnya dan direposisi kembali ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam.

Penjelasan Pak Tua dan jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga mencoba mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa diskusi ini, tetapi jawaban rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan dan ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya ini kena guna-guna dari bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam yang saya miliki. Beberapa rekan dari Gereja Pantekosta bahkan menawarkan jasa untuk melakukan upacara pengusiran roh jahat Islam di rumah saya dan akan mengurapi serta mensucikan buku- buku Islam yang saya miliki agar kekuatan sihirnya hilang! Sikap rekan- rekan Gembala ini terasa kontras dan tidak sepadan dengan sikap Pak Tua dan jemaatnya di mesjid yang sederhana itu. Saya merasa bersalah karena telah ikut dibesarkan dan dibina oleh lingkungan agama yang sesat, saya harus segera mengambil keputusan. Setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang, menimbang segala resikonya. Akhirnya sudah mantap dan sudah bulat tekad saya, saya akan masuk Islam.

Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar DUA KALIMAT SYAHADAT: ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ALLA MUHAMMADARRASULULLAH – SAYA BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN SAYA BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH. Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat Hidayat, saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena ketika mengabarkan kepada keluarga saya di Manado bahwa saya masuk Islam, mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan mengakui saya sebagai anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa Islam dan menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga memperoleh surat dari keluarga yang diberikan oleh mantan pembantu saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya sekarang tidak mengakui saya lagi dan menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya dan saya tidak diperkenankan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan dalam surat itu, papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau dibunuh oleh pihak Gereja, mereka gembira karena itu merupakan sarana penebus dosa saya kepada Tuhan Yesus. Naudzubillah! Ya Allah, maafkan keluarga saya ini. Mereka berkata begini karena mereka tidak mengerti hakekat ketuhanan-Mu yang sesungguhnya.

03 Oct

213 Ulasan untuk artikel “Bekas Pelayan Tuhan Yesus Masuk Islam”

  1. Andi Says:

    salah satu bukti kecil adanya Allah Yg Maha Esa ‘ saat qt mw shalat utamanya shalat malam ngantuknya bukan main kayak mata qt di pakein lem alteco padahal waktunya paling lama 20 menit,tapi klw nonton bola atw mw nelpon ama pacar tengah malam ngantukx ga berasa sampai pagi

  2. Aku Says:

    @saudara Jo yg terhormat,

    Kalian hanya bisa mencela nabi kami Muhammad SAW, tapi itu wajar.. karena seorang Rasul tetaplah hanya manusia biasa, tetapi tidak ada satupun dari kalian yang mencela dari AL QURAN,tau kenapa?karena AL QURAN adalah kesempurnaan dari Allah Tuhan yang sebenarnya, ALLAHUAKBAR. kalian selalu saja mencela karena beliau beristrikan lebih dari 1, tapi bagaimana dg Nabi Ibrahim AS yang beristrikan Hajar dan Sarah?bukankah poligami yang halal lebih baik daripada selingkuh?
    Sebelumnya akan lebih baik lagi bagi kalian apabila membaca sabda-sabda beliau yang dapat anda temukan dalam Hadist,selain kalian dapat mengetahui bagaimana mulia dan bijaksananya beliau, kalian pun akan mengetahui kebenaran dari sabda-sabdanya yang sudah dapat dibuktikan oleh ilmu pengetahuan sekarang ini, yang insyallah dapat membuat mata anda terbuka (yang tentunya anda harus membaca AL QURAN juga).Menanggapi komentar anda saya akan berusaha untuk men jawab dg pengetahuan yang saya miliki,
    Mukzizat beliau adalah AL QURAN, tidaklah berpengaruh juga dan tidak menjadi ukuran bahwa mukzizat dapat membuat umatnya untuk percaya dan menyembah Allah SWT , lihatlah dengan mukzizat2 luar biasa yang diberikan kepada nabi Isa AS dan Nabi Musa AS, tetap saja umatnya membangkang, lebih dari itu umat Nabi Isa AS bahkan berusaha untuk membunuhnya. Lalu apakah sangat berarti bagi anda apabila Muhammad dapat membelah bumi sekalipun? Dan itulah mengapa Allah menciptakan surga dan neraka, untuk bagi kita memilihnya.kalau saja Nabi Muhammad SAW membawa sesuatu yang dapat meyakinkan 100% bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang sesungguhnya dan Islam agama yang benar, maka untuk apa ada surga dan neraka?

    Mengenai Doa kpd Nabi Muhammad SAW, kami tidak hanya mendoakan beliau saja tetapi dalam shalat kami pun mendoakan Nabi Ibrahim AS, Kristen percaya kepada Nabi Ibrahim lalu dengan kami juga mendoakanya lantas kalian menganggap bahwa ajaran Nabi Ibrahim tidak benar?doa kami kepada mereka bukanlah karena takut mereka tidak diterima di surga Allah SWT, melainkan wujud dari kecintaan dan penghormatan kami kepada beliau. Doa sangatlah berarti dalam Islam, tetapi tidaklah menjadi jaminan bahwa kami dapat masuk surga hanya dengan doa saja, kalau memang begitu enak saja bagi kami semua untuk mencari kekayaan dengan segala cara, lalu disaat meninggal kami bayar sebanyak2nya orang untuk mendoakan kami, tetapi sayangya tdk seperti itu saudara Jo. Akan lebih bijak dan damainya dunia ini apabila kami dijanjikan Surga sesuai dengan amal perbuatan kami. Tidak hanya dengan hanya percaya kepada sesuatu yang di anggap sbg Tuhan lantas kita akan diampuni semua dosa dan pasti masuk surga. Di dunia saja yang di pimpin oleh manusia bisa lebih adil bahwa orang yang berdosa harus di hukum penjara yang setimpal sesuai dengan dosa/kesalahanya, lalu kenapa Tuhan dalam ajaran kalian sebegitu murahan sekali dan sangat tidak adil, kita semua walaupun mengakui Indonesia adalah negara tidak lantas bebas dari hukum Indonesia.

  3. gembong Says:

    Takjub buat yang punya pengalaman(rahmat hidayat) dan salut para komentator kalian masih dalam batasan saling menghargai satu sama lain.saya muslim TAAT dan TULEN..terkesima dengan cara berpikir kalian.DETIL mudah DICERNA dan mempunyai dasar yang kuat.kalian semua banyak memberi pencerahan saya.terutama Mas RAHMAT HIDAYAT dan SANG PENGEmBARA.Bukakan HATI yang terkunci.MATA yang terpejam,TELINGA yang tak mau mendenga.terus ramaikan porum inidengan kata kata yang halus
    dan tidak menyakiti.insya ALLAH kebenaran akn semakin menjadi jelas dan tabal.
    wassalam

  4. dewi Says:

    di hari akhir nanti, semua mata akan tercelik dan semua lutut akan bertelut.., semua lidah kan mengaku.., terpujilah Allah yang Maha Mulia.

  5. asiana Says:

    Bagimu agamamu bagiku agamaku. mari jaga kedamaian untuk menjalankan agamanya masing-masing, jangan saling mencaci dan memaki, kebenaran dari hati yang paling dalam akan mengatakan “ya” tapi dimulut “tidak” itulah namanya kebohongan. Kebenaran akan dibuktikan di akhir kemudian. Tanda tanda kebenaran dan kebohongan telah dinampakan dengan melihat logika sebagai manusia yang berakal. Kepada saudaraku khususnya kaum muslimin jangan terpancing dengan hujatan dan cacian atau perkataan yang penuh kebodohan. Islam adalah agama yang penuh Rahmat penuh kasih dan sayang baik dalam sikap maupun ucapan. Semoga kita semua menjadi pengikut para nabi rasul Allah agar bisa masuk surga diakhir kemudian. amin yarobal alamin.

  6. kevin Says:

    sungguh mulia nya tuhan
    allah telah memberi mu sebuah jalan menuju surga
    umat kristenn yang masuk islam adalah sebuah hidayah
    ingat satu hal
    tidak ada orang pintar IsLAM yang masuk kristen,melainkian cuma orang pintar KRIsTEN yang masuk islam.Tidak ada pula orang bodoh KRISTEN YANG MASUK ISLAM,MELAINKAN CUMA ORANG BODOH ISLAM YANG MASUK KRISTEN.
    berati kamu adalah orang yang beruntung
    semoga allah menunjukkan jalan surga ke padamu

  7. Said Says:

    Bismillah
    Dengan menyebut nama Allah yang Maha Peengasih lagi Maha Penyayang

    “Bagimu agamamu bagiku agamaku”

    Bagi orang nasrani yang percaya bahwa nabi Isa AS itu Tuhan

    Saya tantang anda semua
    coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, “Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku”

  8. Aku Says:

    wahai kristen, berfikirlah…
    apakah Tuhan Allah memiliki sifat “Putus asa” dan “tidak percaya lagi kepada Malaikat dan Nabi”, sampai-sampai Dia harus turun sendiri ke bumi dalam wujud Yesus?sampai2 Dia harus turun tangan bekerja sendiri agar manusia menyembahnya?
    menurut saya Tuhan tidak serendah itu, Dia adalah maha segalanya,Tuhan tidak akan rugi,malu atau bahkan berhenti menjadi Tuhan apabila setengah dari bumi ini tidak menyembahNYa.
    Kami diwajibkan untuk percaya kepada Injil,Taurat dan Zabur, karena pembawa kitab2 tersebut adalah nabi2 yang utus oleh Allah.namun karena rusaknya ajaran yang di bawa oleh nabi2 tersebut seperti rusaknya ajaran kristen seperti sekarang ini yang punya Tuhan sampai 3… maka di utuslah nabi Muhammad SAW untuk mengemban tugas yang sama seperti Musa dan Isa,untuk memperbaiki dan menyempurnakan atas kerusakan dari ajaran yang di bawa oleh Musa dan Isa.
    Kesimpulanya yaitu Isa/Yesus itu seorang Nabi seperti halnya Musa dan nabi2 lain yang kalian dan kami yakini.
    Salah satu Tuhan Kristen adalah Allah,kenapa kalian tidak menyembah Allah saja seperti Muhammad dan nabi2 sebelumnya.
    mengapa kalian menggantungkan kehidupan kekal kalian di akhirat kepada Kitab Allah yang sudah rusak di ubah oleh manusia,apakah Allah akan memberikan toleransi atas kesalahan kalian karena mengikuti ajaran yang jelas2 sudah rusak,yang padahal kalian sendiri sudah mengetahui kerusakan tersebut?yang padahal kalian bisa befikir?
    karena tuhan Yesus kalian adalah manusia yg memiliki hati yang sama dengan kita semua cobalah kita untuk berfikir apakah kita akan memberikan toleransi?
    Demi Allah berfikirlah wahai kalian

  9. Danef Says:

    Dalam islam sangat jelas sekali menerangkan tentang hidup setelah mati, baik cara orang akan mati, selama dalam kubur sampai hari kiamat tiba, dan apa yang terjadi di alam kebangkitan. dan semua itu tertulis bagus di Al Quran dan Al Hadits.
    Dan untuk saudara Kristen ku , coba anda terangkan menurut Alkitab atau Iman anda tentang bagaimana dan apa saja yang menimpa (terjadi) orang2 dibawah ini bila dia mati
    1. Kalau yang mati anda?
    2. Orang suci anda seperti Paus?
    3. Perampok bejat yang beragama kristen?
    4. Orang Islam?
    5. Orng Budda?
    6. Atau yang mati anjing (binatang)?
    Tolong jawab dengan dalil2 atau ayat2 yang ada di Alkitab! atau dengan keputusan gereja(karena nama kristen dan ketuhanan yesus juga dengan keputusan gereja?!)
    Tapi ingat jangan tanya dengan pendeta2 anda karena anda akan dimarahi dan disuruh menghentikan penyelidikan anda itu! (tidak percaya??? buktikan sendiri) karena mereka juga tidak tahu.
    Salam

  10. mike Says:

    Ass.Wr.Wb. Mr. Daanef.

    Yang saya ketahui (mudahan gak salah),semua yang sudah mati akan bangkit kembali pada hari kiamat, dan akan di ADILI untuk masuk Surga (yg baik) atau Neraka (yg jahat. Waassalam

  11. Odong Says:

    hanya manusialah yang mengganggap dirinya dan miliknya adalah yang terbaik dan tentunya tidak demikian menurut Allah atau dengan kata lain Allah itu adalah Allah sebatas pemikiranmu.

  12. Danef Says:

    Mr. Odong
    Di Islam begitu jelas dan tegas, haram dibilang haram, halal dibilang halal, jadi bukan saya sebagai manusia yang menganggap milik saya yang terbaik, tapi Islam itu sendiri yang mengatakan dirinya terbaik ( Allah sendiri di dalam alQuranNya yang mengatakannya). bahkan untuk melihat apakah aliran agama itu sesat atau tidakpun bukan kami (orang islam) yang menghakimi tapi apa yang ada di AlQuran dan AlHadits yang menghakiminya.
    Islam itu sudah terang bagi orang yang dapat ingin kejelasan
    Islam itu bukan hanya agama tapi juga pedoman hidup bagi orng yang ingin hidupnya terarah
    Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, semua amalan itu sudah diberi garis besarnya(lewat contoh kehidupan Nabi Muhammad), doa2 yang sudah tidak perlu dibuat-buat lagi karena sudah diajarkan oleh Nabi.
    Jadi sebenarnya orang muslim itu dalam beragama dan berkehidupan sudah tinggal mengkopi apa yang sudah ada (tanpa susah2 untuk membuatnya lagi)

  13. syaifullah Says:

    alhamdulillah, subhanalloh, allohu akbra, hidayah memabng mahal harganya, hidayah perlu disyukuri, oleh karena itu jaga dan rawatlah hidayah itu bung rahmad hidayat, jangan gentar pada agama islam, islam agama satu satunya yang diakui oleh alloh seperti firman alloh kurang lebih seperti ini : Innad diina Indallohil islam = agama yang benar disisi alloh adalah agama Islam.